Mau Pasang Iklan, Hub Biro Iklan, Aulia Advertising, Telp 0813 8468 1151
Aulia PROPERTY,MEMASARKAN BALE PERIGI, PURI SINAR PAMULANG, PESONA ALAM CIPUTAT, CLUSTER Tsb Ready Stock Telp 081384681151

Menyelenggarakan Umrah Dan Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah Dan Haji Plus
Spesialis cetak/sablon spanduk kain promosi,SPANDUK KAIN Dwitama Advertising Benda Baru, Pamulang, Tangsel Telp, 0856 7386 103, 0813 8468 1151

Jumat, 30 Maret 2018

Amalan-Amalan Yang Paling Dicintai Allah

Amalan-Amalan Yang Paling Dicintai Allah

Rasulullah s.a.w. telah bersabda:

أحبُّ الناسِ إلى اللهِ تعالى أنفعُهم للناسِ وأحبُّ الأعمالِ إلى اللهِ عزَّ وجلَّ سرورٌ يُدخلُه على مسلمٍ أو يكشفُ عنه كُربةً أو يقضي عنه دَينًا أو يطردُ عنه جوعًا ولأن أمشيَ مع أخٍ في حاجةٍ أحبُّ إليَّ من أن أعتكفَ في هذا المسجدِ ( يعني مسجدَ المدينةِ ) شهرًا ومن كفَّ غضبَه ستر اللهُ عورتَه ومن كظم غيظَه ولو شاء أن يمضيَه أمضاه ملأ اللهُ قلبَه رجاءَ يومِ القيامةِ ومن مشى مع أخيه في حاجةٍ حتى تتهيأَ له أثبت اللهُ قدمَه يومَ تزولُ الأقدامُ .
رواه طبراني

“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling bermanfaat untuk manusia. Dan amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah kegembiraan yang engkau masukan ke hati seorang mukmin, atau engkau hilangkan salah satu kesusahannya, atau engkau membayarkan hutangnya, atau engkau hilangkan kelaparannya. Dan aku berjalan bersama saudaraku untuk memenuhi kebutuhannya itu lebih aku cintai daripada ber-i’tikaf di masjid Nabawi selama sebulan lamanya. Dan siapa yang menahan marahnya maka Allah akan tutupi auratnya. Barangsiapa yang menahan marahnya padahal ia bolih menumpahkannya, maka Allah akan penuhi hatinya dengan keridhaan di hari kiamat. Dan barangsiapa berjalan bersama saudaranya sampai ia memenuhi kebutuhannya, maka Allah akan mengokohkan kedua kakinya di hari ketika banyak kaki-kaki terpeleset ke api neraka” (HR Thabrani)

Di sini Rasulullah s.a.w. ditanya siapa orang yang paling dicintai oleh Allah, ternyata ia adalah orang yang paling bermanfaat untuk manusia. Ini menunjukkan kepada kita bahwa Islam mengajarkan agar kita gemar memberikan manfaat kepada orang lain. Bukan sebaliknya, yaitu menjadikan agar bagaimana orang lain bermanfaat buat kita. Tapi yang hendaknya kita pikir bagaimana agar kita bolih memberikan manfaat untuk orang lain. Oleh karena itulah Rasulullah s.a.w. telah bersabda:

“Tangan di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah” (HR Bukhari dan Muslim)

Orang yang punya kelebihan harta, ia berpikir bagaimana memberi manfaat dengan hartanya. Siapa yang memiliki kelebihan ilmu, ia berpikir bagaimana ilmunya bolih memberi manfaat kepada manusia. Siapa yang memiliki tenaga ia berpikir bagaimana agar tenaganya bolih bermanfaat kepada manusia.

Ketika seseorang melihat saudaranya sedang bersedih hati hendaknya ia berusaha gembirakan hatinya. Atau ia melihat temannya sedang sakit, hendaknya ia hibur hatinya agar ia semakin sabar dengan sakitnya itu.
Amalan tersebut sangat besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Memberi makan orang yang kelaparan
atau engkau hilangkan kelaparannya”. Seorang mukmin jangan sampai membiarkan tetangganya kelaparan atau saudaranya sesama Muslim lain kelaparan.

Ini menunjukkan kepada kita bahwa Islam mengajarkan kita agar jangan mementingkan diri sendiri, mengajarkan kepada kita sikap dermawan serta selalu memperhatikan keadaan saudara kita.

Semoga kita dapat menjadi orang yang bermanfaat bagi manusia dan orang yang paling dicintai olih Allah s.w.t.



Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, 

4. Totok Aura wajah, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298


DOA ORANGTUA UNTUK ANAK

DOA ORANGTUA UNTUK ANAK

☆ Doa Agar Anak Menjadi Penyenang Hati

‎رَبَّنَا هَبۡ لَنَا مِنۡ أَزۡوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعۡيُنٖ وَٱجۡعَلۡنَا لِلۡمُتَّقِينَ إِمَامًا

Robbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrota a’yun waj ‘alna lil muttaqiina imama

Artinya:Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa” (Qs al-Furqon ayat 74)

☆Doa Agar Anak Rajin Sholat

‎رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Artinya : Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yg tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku. (Surat Ibrahim Ayat 40)

☆Doa Mohon Anak yang Baik

‎رَبِّ هَبۡ لِي مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةٗ طَيِّبَةًۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ

Robbiy habliy mil ladunka dzurriyyatan thoyyibatan innaka sami’ud du’a’

Artinya: Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa. (Surat Ali ‘Imran Ayat 38 / Doa Nabi Zakaria)

☆Doa Agar Anak Menjadi Shaleh

Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam berkata,

‎رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Robbi hablii minash shoolihiin

Artinya : Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yg termasuk orang-orang yg saleh]”. (QS. Ash Shaffaat: 100




Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, 

4. Totok Aura wajah, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

PENGARUH TABIAT ISTRI TERHADAP CARA SUAMI MENCARI NAFKAH


Untuk Pasang Iklan Media Lokal dan Nasional Hubungi Aulia Advertising Telp 0813 84681151

Pesan Spanduk dan Umbul Umbul Sablon Manual Telp 085966614393


PENGARUH TABIAT ISTRI TERHADAP CARA SUAMI MENCARI NAFKAH

Waliyullah Imam Hasan al-Bashri berkata:

“Aku datang kepada seorang pedagang kain di Mekkah untuk membeli baju, lalu si pedagang mulai memuji-muji dagangannya dan bersumpah, lalu akupun meninggalkannya dan aku katakan tidaklah layak beli dari orang semacam itu, lalu akupun beli dari pedagang lain.”

2 tahun setelah itu aku berhaji dan aku bertemu lagi dengan orang itu, tapi aku tidak lagi mendengarnya memuji-muji dagangannya dan bersumpah, Lalu aku tanya kepadanya: “Bukankah engkau orang yang dulu pernah berjumpa denganku beberapa tahun lalu?”

Ia menjawab : “Iya benar”
Aku bertanya lagi: “Apa yang membuatmu berubah seperti sekarang? Aku tidak lagi melihatmu memuji-muji dagangan dan bersumpah!”

Ia pun bercerita: “Dulu aku punya istri yang jika aku datang kepadanya dengan sedikit rizki, ia meremehkannya dan jika aku datang dengan rizki yang banyak ia menganggapnya sedikit. Lalu Allah mewafatkan istriku tersebut, dan akupun menikah lagi dengan seorang wanita. Jika aku hendak pergi ke pasar, ia memegang bajuku lalu berkata:

"Wahai suamiku, bertaqwalah kepada Allah, jangan engkau beri makan aku kecuali dengan yang thayyib (halal). Jika engkau datang dengan sedikit rezeki, aku akan menganggapnya banyak, dan jika kau tidak dapat apa-apa aku akan membantumu memintal (kain)’.”

Milikilah sifat Qana’ah -suka menerima- / jiwa selalu merasa cukup.

Janganlah menjadi jurang dosa bagi Suamimu. Wanita shalihah akan mendorong Suaminya kepada kebaikan, sedangkan wanita kufur akan menjadi pendorong bagi suaminya untuk berbuat dosa.

CUKUPKAN DIRI DENGAN YANG HALAL

Ukuran Rizki itu terletak pada keberkahannya, bukan pada jumlahnya.

(Kitab al-Mujaalasah wa Jawaahirul ‘Ilm [5/252], karya Abu Bakr Ahmad Bin Marwan bin Muhammad ad-Dainuri al-Qodhi al-Maliki)
 Konsultasi Pengobatan Anternatif Karomah Wali,
Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, 
4. Totok Aura wajah, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

Senin, 26 Maret 2018

PRINSIP ISLAM MENGENAI JIN DAN SYAITAN



PRINSIP ISLAM MENGENAI JIN DAN SYAITAN

PRINSIP-PRINSIP ISLAM..MENGENAI JIN DAN SETAN.
 Assalamu'alaikum....wr...wb... 
Bismillah.........Dunia sihir dan perdukunan erat kaitannya dengan dunia jin dan setan, Maka itu kita perlu menyimak pandangan Islam tentang dunia Jin. .Al-Qur'an dan Sunnah adalah sumber kita dalam mengenal masalah ghaib. Setiap informasi tentang yang ghaib selain dari keduanya harus kita tolak,kecuali yang selaras dengan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah. ≈ALLAH berfirman:"Hai orang-orang yang beriman,janganlah kamu mendahului ALLAH dan Rasul-NYA dan bertakwalah kepada ALLAH.sesungguhnya ALLAH Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."(QS.49:1)
ALLAH menciptakan Jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku(QS.51:56). Jin diciptakan dari percikan api neraka sebelum Manusia diciptakan. "Dia menciptakan jin dari nyala api."(QS.55:15).Iblis adalah keturunan Jin yang membangkang dari perintah ALLAH,Dia bukan golongan malaikat. "Dan (ingatlah) ketika kami berfirman kepada para malaikat:"Sujudlah kamu kepada Adam."maka sujudlah mereka kecuali Iblis.Dia adalah dari golongan jin.maka ia mendurhakai perintah Tuhannya.Patut Kah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain dari pada-Ku Sedang mereka adalah musuhmu Amat burukkah iblis itu sebagai pengganti (ALLAH) Bagi orang-orang yang Zalim.(QS.18:50).

Syetan adalah sebutan bagi pembangkang dari golongan Jin dan manusia,sebagai musuh dari setiap orang beriman. .."Dan demikianlah kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh,yaitu syaitan-syaitan(dari jenis)manusia dan (dari jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu(manusia).jikalau Tuhanmu menghendaki ,niscaya mereka tidak mengerjakannya,maka tinggalkan mereka dan apa yang mereka ada-adakan.(QS.6:112).

Jin adalah ummat seperti manusia,ada yang baik dan ada yang jahat, Ada yang mukmin ada yang kafir,agama mereka berbeda-beda,tetapi mereka tetep mengikuti syariat. "Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan diantara kami ada(pula)yang tidak demikian halnya. Adakah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.(QS.72:11). Jin bisa melihat manusia,sedangkan manusia tidak bisa melihat jin. ..≈"Hai anak adam,janganlah sekali-kali kamu dapat tipu oleh syetan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari syurga,ia menangalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya,auratnya.sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.(QS.7:27). Jin tidak dapat menampakkan diri kepada manusia,tetapi jika yang muncul sejenis sesuatu yang menakutkan seperti kuntilanak,genderuwo,dsb maka itu adalah syetan yang ingin menakut-nakuti manusia tapi bukan asli jin.  "(Dia adalah Tuhan)yang mengetahui yang ghaib,maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu.kecuali kepada Rasul yang di ridhai-NYA,maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga(malaikat)dimuka dan belakangnya.(QS.72:27) ⑼.Setiap manusia diikuti oleh dua qarin dari jin dan dari malaikat. Qarin dari malaikat selalu membisikkan kebaikan dan sebaliknya qarin dari jin selalu membisikan kejelekan dan kejahatan.sedankan qarin dari jin yang mendampingi Rarulukah Saw telah masuk islam. ."Tidakkah salah seorang dari kalian,kecuali telah didampini Oleh qarinya dari golongan jin dan malaikat.para sahabat bertanya.?"dan Engkau juga ya Rasulullah/"Rasullah menjawab. "Demikian juga dengan saya.tetapi ALLAH telah membantu saya atasnya.maka dia maksuk islam.dan ia tidak memerintahkan saya kecuali pada kebaikan.(HR.Muslim). 

Memohon perlindungan kepada jin adalah haram,seperti minta perlindungan terhadap dirinya,kesehatannya,keselamatannya,hartanya,rumahnya,kantornya,kebunnya,jabatannya,usahanya,agamanya,dsb ,."dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki diantara jin,maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.(QS.72:6) .
Jin bisa merasuk dalam dalam jasad dan mengalir dalam tubuh manusia melalui aliran darah. sebagaimana sabda Rasulullah: ...."Sesungguhnya syaitan itu mengalir dari tubuh manusia melalui darah(HR.Bukhari dan Muslim).
rtawakal kepada ALLAH. :"SESUNGGUHNYA syaitan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhannya(QS.16:99).
Orang yang beriman dan tidak mencampuri keimanan mereka dengan syirik ,mereka mendapat jaminan keamanan dan jaminan petunjuk dari ALLAH. :"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik),mereka itu lah orang -orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang -orang yang mendapat petunjuk(QS.6:82).
Ganguan jin terhadap manusia dengan merasuk kedalam jasadnya adalah tindakan zhalim.Terapinya adalah dengan cara membersihkan keimanannya,meluruskan ibadahnya dengan memperbanyak dzikir.

Terapi secara syar'i adalah bagian dari jihad fi sabilillah melawan syaitan maka kita haruslah tetap istiqamah di atas jalan yang haq, :"Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu,maka anggaplah ia musuh(mu),karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala (QS.35:6) "ORANG-ORANG yang beriman berperang dijalan ALLAH ,Dan orang-orang yang kafir berperang dijalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah .(QS.4:76) `~Demikian lah coretan yang sederhana ini mudah- mudahan bisa bermanfaat bagi kita . dan bila ada yg salah mohon dibenar kan.


Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, 
4. Totok Aura wajah, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

Pengertian Jin, Iblis dan Setan serta Sifat-Sifat dan Prilakunya





Pengertian Jin, Iblis dan Setan serta Sifat-Sifat dan Prilakunya

Pengertian Jin, Iblis dan setan.

Kata Jin berasal dari bahasa Arab yang berarti menutupi atau merahasiakan, yang dimaksudkan menutupi atau merahasiakan adalah bahwa jin itu tertutup dari panca indra manusia. Jinadalah makhluk halus yang diciptakan dari api. Adapun Jin tersebut terbagi dua golongan yaitu


a. Jin Kafir, yaitu jin yang membangkan terhadap perintah Allah. Para ahli tafsir berpendapat bahwa jin kafir adalah jin yang tidak memurnikan keEsaan Allah, sehingga dalam kekafiran jin itu bermacam-macam yaitu ada yang menjadi Yahudi, Nasrani, Majusi penyembah berhala dan lain-lain.
b. Jin Muslim, yaitu jin yang mengakui keEsaan Allah Swt, Jin Islam setelah mendengar ayat-ayat Al-Qur'an, mereka lansung mengatakan bahwa Al-Qur'an itu menakjubkan dan dapat memberikan petunjuk kejalan yang benar. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surah Jin ayat 1-3

قُلْ أُوحِيَ إِلَيَّ أَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِنَ الْجِنِّ فَقَالُوا إِنَّا سَمِعْنَا قُرْآنًا عَجَبًا (١) يَهْدِي إِلَى الرُّشْدِ فَآمَنَّا بِهِ وَلَنْ نُشْرِكَ بِرَبِّنَا أَحَدًا (٢)وَأَنَّهُ تَعَالَى جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَلا وَلَدًا (٣)
"Katakanlah (Muhammad kepada manusia), "Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jin telah mendengarkan (bacaan Al Quran) lalu mereka berkata, “Kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan (Al Qur’an),  (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan sesuatu pun dengan Tuhan kami dan sesungguhnya Mahatinggi keagungan Tuhan kami, Dia tidak beristri dan tidak beranak"

Adapun kata Iblis berasal dari bahasa Arab yaitu 'Iblas' artinya putus asa (dari rahmat dan kasih sayang Allah). Sedangkan kata setan berasal dari bahasa arab "Syaithana" yang artinya jauh. Maksudnya adalah setan itu sangat jauh dari kebaikan dan dekat dari keburukan dan kejahatan.

Iblis dan setan adalah makhluk halus dari golongan jin. Makhluk ini diciptakan dari api. Kerjanya meransang keinginan nafsu rendah manusia, karena ibis adalah makhluk yang pertama menginkari perintah Allah. Dengan menyandang nama "setan", dia tidak nanya membangkan perintah Allah sebagaimana yang dilakukan iblis, tetapi juga mggoda manusia. Karena iblis sudah ada sebelum Adam diciptakan dan hidup dalam kalangan malaikat. Iblis tidak hanya membangkan terhadap perintah Allah dan tidak menghormati Adam, tetapi juga berusaha menggoda Adan dan Hawa untuk memakan buah terlarang tersebut, sehingga Adam dikeluarkan dari surga dan diturunkan kebumi ini.

Sifat-Sifat dan Prilaku Jin, Iblis dan Setan.

a. Sifat Jin
  1. Tidak dapat dilihat oleh indera manusia
  2. Diciptakan dari api yang sangat panas
  3. Ada yang mengakui ke Esaan Allah SWT, dan ada pula yang membangkan perintah Allah.
b. Perilaku Jin
    Jin juga diperintahkan untuk menerima syari'at Islam sebagaimana yang diperintahkan kepada manusia. Menurut sebagian para ulama, rupa, tabiat, kelakuan dan perangai jin serupa dengan manusia. Karena jin juga seperti manusia, mereka pun ada yang baik dan ada yang jahat, ada yang muslim dan ada yang kafir. Jin juga mempunyai tingkatan iman, ilmu dan amalan tertentu, berdasarkan keimanan dan amalan mereka kepada Allah SWT.
Walaupun jin islam yang paling tinggi imannya  dan paling shaleh amalannya serta paling luas dan banyak ilmunya, tetapi masih ada pada diri mereka sifat tercela seperti sifat takabbur, riya', ujub dan sebagainya.. Namun bisa saja mereka mudah menerima teguran dan pengajaran.
c. Sifat Iblis dan Setan
  1. Tidak dapat dilihat oleh indera manusia
  2. Diciptakan dari api yang sangat panas
  3. Angkuh dan sombong sebagai sifat dasar dari setan atau iblis
  4. Selalu membangkan terhadap perintah Allah SWT
  5. Tidakmati sebelum datangnya hari kiamat.
d. Prilaku Tugas Iblis dan Setan
    Mengingkari perintah Allah dan tidak mau menghormati Adam tetapi juga berusaha mengoda Adam dan Hawa memakan buah terlarang, menghendaki agar manusia menempuh jalan yang sesat serta menggoda manusia agar menyeleweng dari petunjuk Allah SWT. Setan/Iblis senang jika manusia hidup menderita. Dia akan berusaha membinasakan dan menggoda Adam beserta anak keturunannya sampai hari kiamat.
Pengasuh Pengobatan Karomah Wali

Informasi Rukiyah dan Bekam serta totok syarah, aura wajah, dll Telp KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298


Kamis, 22 Maret 2018

Alhamdulillah, "KLINIK KAROMAH WALI, " Rintisan KH Syafrimal Kamal Al Marhum, Di Buka Kembali Oleh KH. Abu Amir Telp Telp 085216086856/087716352298



KLINIK KAROMAH WALI,  Alhamdulillah, "KLINIK KAROMAH WALI, " Rintisan KH Syafrimal Kamal ( Al Marhum ), Di Buka Kembali Oleh KH. Ibnu Suhada/Abu Amir, Pamulang Tangerang Selatan
Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

Rabu, 14 Maret 2018

Polemik Tanah Wakaf Habib Abdurrahman ibn Alwi Al Habsy, Untuk Jamaah asal Banda Aceh, Mau Dikelola Oleh Pemerintah.



Pada tanggal 18 Rabiul Akhir 1224 H yg bertepatan dengan tahun 1809 M, Habib Abdurrahman ibn Alwi Al Habsy yg lebih dikenal dengan sebutan Habib Bugak Aceh (beliau sendirilah yg membuat julukan tersebut dan mengenalkan diri kepada siapa pun dengan sebutan tersebut karena katawadhu'-annya) mendatangi Mahkamah Syari'ah Kekhalifahan Utsmaniyah yg berada di Makkah Al Mukarramah. Di hadapan Mahkamah Syari'ah tersebut, beliau mengikrarkan wakaf atas sebidang tanah dan bangunan dua lantai yg berada di Qashashiyah (kawasan ini kemudian menjadi bagian dari Masjidil Haram ketika mengalami perluasan pada era berdirinya Kerajaan Saudi Arabia di bawah kepemimpinan Raja Saud ibn Abdulaziz pada tahun 1935).

Di hadapan Hakim Mahkamah Syari'ah tersebut, Habib Abdurrahman ibn Alwi Al Habsy melakukan ikrar wakaf dan ikrar tersebut didokumentasikan oleh Mahkamah Syari'ah dengan kop surat dan stempel resmi Kekhilafahan Utsmaniyah. Berikut isi ikrar tersebut:

"Yang kita muliakan Haji Habib Bugak Aceh, dengan leluasa dan ikhlas telah mempersembahkan untuk dirinya akan bermanfaat bagi hartanya, dan semata-mata mengharap keridhaan Allah, serta menantikan fahala yg besar dari hari pembalasan Allah bagi orang-orang yg berbuat kebaikan, kita bersandar pada pengamalan sabda dari Rasulullah saw (Apabila anak cucu Adam meninggal dunia, putuslah segala amal kebaikannya kecuali tiga perkara, sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh).

Telah datang menghadap yang kita muliakan Haji Habib Bugak Aceh ke hadapan Maulana Hakim Syara’ di majlis beliau dan dia telah mewakafkan dan menahan hartanya menjadi sedekah jariah, serta membelanjakan hartanya di jalan Allah, dan itu adalah sebentang tanah dan padanya terdapat rumah di kawasan Qashashiyah di Makkah Al Mukarramah”.

Wakaf dari Habib Bugak Asyi ini pun bukan tanpa syarat, beliau mensyaratkan tanah dan bangunan yg diwakafkan tersebut diperuntukkan untuk:
1. Dijadikan tempat tinggal jamaah haji asal Aceh (Biladil Asyi).
2. Tempat tinggal orang asal Aceh (Muqimin min Biladil Asyi) yg menetap di Mekkah.
3. Sekiranya karena sesuatu sebab tidak ada lagi orang Aceh yg datang ke Makkah untuk menunaikan ibadah haji, maka rumah wakaf ini digunakan untuk tempat tinggal para pelajar Jawi (muslimin Asia Tenggara) yg belajar di Makkah.
4. Sekiranya karena sesuatu sebab pelajar dari muslimin Asia Tenggara pun tidak ada lagi yang belajar di Makkah, maka rumah wakaf tersebut diserahkan kepada Imam Masjidil Haram untuk membiayai kebutuhan Masjidil Haram (Al Awqaf Al Asyi, Makkah Mukarramah, 1981: halaman 35).

Pada tahun 1935, karena perluasan Masjidil Haram, tanah dan rumah wakaf Habib Bugak Asyi ini pun diganti oleh Raja Saud ibn Abdulaziz. Oleh Nadzir (pengelola waqaf), Syaikh Mahmud ibn Abdulghani Asyi, kemudian dipindahkan menjadi dua bidang tanah di kawasan Ajyad (400 meter dari Masjidil Haram) dengan total luas tanah sebesar 1200 meter persegi.

Kini, wakaf Habib Bugak Asyi ini kemudian dikelola bekerjasama dengan Elaf Group dan Rayyana Group dengan dibangun dua buah hotel (Elaf Al Mashaer Hotel/hotel bintang 5 dan Rayyana Ajyad Hotel/hotel bintang 4) yg profitnya dibagikan kepada jamaah haji asal Aceh dengan profesional. Sehingga, setiap tahunnya, jamaah haji asal Aceh menikmati pengelolaan wakaf produktif ini sebesar SAR 1200-1400 atau setara dengan kurang lebih Rp. 5.000.000 per orang. Sementara setiap tahunnya, jamaah haji asal Aceh kurang lebih totalnya adalah 4000 orang. Artinya, dalam satu tahun, profit yg diberikan kepada masyarakat Aceh sebagai bentuk penunaian amanah dari Habib Bugak Asyi adalah 20 Milyar Rupiah. Sebuah angka yg fantastis.

Bukan cuma itu, manajemen Hotel Elaf Al Mashaer dan Hotel Rayyana Ajyad memberikan harga 'khusus' bagi jamaah Umroh dan Haji asal Indonesia yg melakukan reservasi di dua hotel tersebut. Masya Allah Tabarakallah.

Sayangnya, rupa-rupanya pemerintah Indonesia tergiur degan wakaf produktif ini. Pemerintah berencana mengambil alih wakaf Habib Bugak Asyi entah dengan alasan apa. Nilai wakaf tanahnya saja saat ini adalah 30 Trilyun Rupiah (harga tanah di Makkah saat ini berkisar sekitar 6 Milyar per meter persegi). Belum lagi bangunan dan profit atas pengelolaannya. Menggiurkan memang di tengah kondisi negara kita yg sedang terlilit hutang.

Bukan saja sekarang, upaya pengambil alihan wakaf Habib Bugak Asyi ini pun sudah dilakukan pada era Orde Baru pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto. Tercatat, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Saudi Arabia pada saat itu, Prof. Dr. Ismail Suny, pernah melakukan lobi agar wakaf tersebut dipindah kelola menjadi milik pemerintah Republik Indonesia.

Namun, keinginan ini gagal. Bahkan, sejak adanya lobi dari pemerintah Indonesia kepada pemerintah Kerajaan Saudi Arabia saat itu untuk menyerahkan tanah wakaf Habib Bugak Asyi, pemerintah Kerajaan Saudi Arabia malah memperketat pengelolaan wakaf ini dengan menunjuk Syaikh Dr. Abdullathif Balthu untuk menjaga dan mengawasi tanah-tanah wakaf hamba-hamba Allah dari tangan-tangan jahil lagi serakah.

Saat ini, setelah sekian puluh tahun, rencana 'tidak baik' ini kemudian diulangi lagi. Ada apa ini? Sudah sebangkrut inikah negara kita sehingga tanah wakaf ulama Aceh pun ingin dikuasai? Allahu Musta'an...

Pemerintah harusnya belajar dari pengelolaan dana haji kepada Tabung Haji Malaysia yg sudah lama bekerjasama dengan pengusaha-pengusaha di Saudi Arabia untuk mengelola dana haji masyarakatnya yg kemudian diperuntukkan untuk pelayanan akomodasi jamaah haji asal Malaysia di Makkah Al Mukarramah, Madinah Al Munawwarah, Arafah, Muzdalifah dan Mina. Tidak perlu malu dan gengsi. Jumlah jamaah haji negara kita dengan dana hajinya jauh lebih besar daripada Malaysia. Jika dikelola dengan baik dan profesional, segala masalah jamaah haji terkait dengan pemondokan dan lain sebagainya bisa diatasi. Dana haji adalah untuk haji. Bukan untuk diakal-akali.

Semoga rencana ini (pengambil alihan tanah wakaf Habibana Abdurrahman ibn Alwi Al Habsyi atau Habib Bugak Asyi) digagalkan Allah swt. Amin.

Bék gata rebut tanah wakaf ulama kamoe!

*
Insert Picture: Ikrar Wakaf Habib Abdurrahman ibn Alwi Al Habsyi atas tanah dan bangunan kepada Mahkamah Syari'ah Makkah Al Mukarramah Kekhilafahan Utsmaniyah pada 18 Rabiul Akhir 1224 H/1809 M.

#AMI
#SelamatkanIndonesia
#LintasanPikiran

Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

MEMBONGKAR OTAK LIBERAL : SARANG PELACUR INTELEKTUAL



MEMBONGKAR OTAK LIBERAL :
SARANG PELACUR INTELEKTUAL

Oleh Ahmad Sastra

Secara etimologi, liberalisme (dalam bahasa inggris Liberalism) adalah derivasi dari kata liberty (dalam bahasa inggris) atau liberte (dalam bahasa Perancis) yang berarti “bebas”.

Adapun secara terminologi, para peneliti mengemukakan bahwa liberalisme adalah terminologi yang cukup sulit untuk didefinisikan. Hal itu karena konsep liberalisme yang terbentuk tidak hanya dalam satu generasi, dengan tokoh pemikiran yang bermacam-macam dan orientasi yang berbeda-beda.

Namun demikian pemikiran liberal adalah bagian dari perang pemikiran [ghozwul fikr] yang dilancarkan Barat untuk meruntuhkan Islam melalui imperialisme epistemologi. Karena itu tujuan utama liberalisme adalah meeruntuhkan sendi-sendi pemikiran Islam.

Ideologi sekuler Barat adalah sumber berkembangnya pemikiran liberal melalui gerakan misionarisme dan orientalisme. Mereka sangat paham betapa sulitnya mengalahkan Islam. Akhirnya mereka menggunakan agen-agen muslim untuk menyebarkan pemikiran liberal agar lebih mudah untuk merusak Islam  dari dalam.

Muslim yang memuja dan mengadopsi pemikiran liberal adalah pelacur intelektual. Bisa jadi hal ini dilakukan sebagai balas budi atas tuannya yang telah menyekolahkan atau bisa jadi karena kebodohannya. Hal lain yang bisa jadi juga menjadi faktor adalah adanya benih-benih kemunafikan dalam dirinya.

Liberalisme menuhankan kebebasan tiada batas. Liberalisme terus berusaha merusak kaum muslimin dengan serangan pemikiran yang melumpuhkan pilar-pilar fundamental Islam. Dengan logika hermeneutik, nilai-nilai fundamental Islam dirusak dan diracuni.

Dalam pemikiran liberal yang halal dianggap haram dan yang haram justru dianggap halal dengan berbagai apologi ngawur. Dalam pemikiran liberal, penghinaan terhadap Rasulullah dianggap sebagai kebebasan berekspresi, pembelaan terhadap Islam dianggap sebagai radikalisme.

Logika-logika ngawur dan dangkal selalu ditujukan untuk merusak nilai-nilai Islam yang mulia dengan tujuan  menanamkan nilai-nilai Barat yang amoral. Lebih ironis lagi karena yang berfikir liberal justru agen-agen Barat yang beragama Islam.

Ketika oleh Allah, Islam disebut sebagai satu-satunya agama yang benar, maka orang liberal akan berkata sebaliknya. Padahal Allah dengan jelas menyebutkan dalam firmanNya Surat Ali Imran ayat 85, “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”

Ketika Allah katakan surga hanya bagi mukmin dan muslim, maka orang liberal akan berkata sebaliknya. Mereka katakan bahwa surga adalah untuk semua agama, seolah merekalah yang bisa menjamin siapa saja yang akan masuk surga. Edan.  Begitulah genetis otak liberal, selalu melawan Allah dengan nafsunya yang dangkal tanpa pijakan yang jelas.

Otak liberal mengatakan bahwa jika hanya kaum muslim saja yang masuk surga, maka mereka tak akan betah, karena tak ada temennya. Edan. Padahal Allah berfirman dalam Surat Al Kahfi ayat 107 dan 108,”Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal, mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah daripadanya.”

Ketika Allah katakan bahwa Islam adalah sempurna meliputi seluruh aspek kehidupan dari doa masuk toilet hingga konsep negara Islam, maka orang liberal berkata sebaliknya. Begitulan genetis otak liberal, selalu menolak formalisasi syariah dalam negara. Padahal fakta sejarah menunjukkan bahwa Rasulullah adalah kepala negara Islam madinah.

Oleh otak liberal kesempurnaan dan kebaikan Islam justru difitnah, dicaci dan dihina. Hukum-hukum Islam yang berasal dari Allah Yang Maha Adil mereka anggap buruk dengan apologi sampah dan tidak ilmiah. Dengan pendekatan tafsir bible hermeneutika, mereka rusak al Qur’an. Begitulah watak otak liberal, selalu membeci Islam dengan logika kacau dan amburadul.

Apa saja yang berasal dari kebenaran Islam, bagi otak liberal harus dilenyapkan. Otak liberal mengalami Islamophobia.  Istilah negara Islam, politik Islam, pendidikan Islam, budaya Islam, ekonomi Islam, dan kehidupan Islam adalah istilah-istilah yang paling dibenci oleh otak liberal.

Liberalisme, sekulerisme, pluralisme, feminisme, multikulturalisme, moderatisme, permisifisme, materialisme, hedonisme dan isme-isme lainnya adalah produk pemikiran Barat yang bertentangan dengan Islam 100 persen.

Memang otak liberal itu selalu mendapat asupan pemikiran yang bertentangan dengan Islam. Selain itu gerakan liberalisme ini didukung oleh dana yang sangat besar. Jika dana tak lagi mengalir, biasanya otak liberal mulai lunglai, sebab semangat otak liberal beriringan dengan asupan perutnya dari tuannya.

Bagi otak liberal, kegelapan dan kesesatan adalah kebenaran, sementara kebenaran adalah kegelapan dan kesesatan. Sebab otak liberal memang dikonstruk untuk membenci dan merusak Islam. Maka otak liberal pantas disebut sebagai pelacur intelektual, jika tidak ingin disebut lebih hina dari itu.
[AhmadSastra,KotaHujan, 14/03/18 : 14.00 WIB].
Pengobatan Karomah Wali


Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, 

4. Totok Aura wajah, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

Memahamkan Konsep Masjid Sebagai Tempat Ibadah Kepada Anak

Memahamkan Konsep Masjid Sebagai Tempat Ibadah Kepada Anak





Sering kali dijumpai anak-anak kecil berlarian atau rewel di dalam masjid. Alhasil, ada yang terjatuh dan berdarah. Orangtua yang sigap tentu akan memberi pertolongan. Tapi, tak semua orangtua berhasil menyelipkan pemahaman dalam otak anaknya. Salah satu berkah terjadinya musibah adalah pelajaran yang tersembunyi di baliknya.

Mengobati luka bisa membantu fisik anak sembuh. Tapi, jangan lupa memahamkan konsep masjid sebagai tempat ibadah yang wajib dijaga kekhusyu'annya. Jika momen emas ini lewat, anak gagal paham konsep masjid sebagai tempat ibadah.

"Ternyata tidak aman berlarian di dalam masjid. Akibatnya, adik jatuh dan berdarah. Masjid bukan tempat untuk lari-lari. Masjid untuk sholat, dzikir, doa, membaca Alquran, dan mengaji. Allah cinta dan sayang pada anak-anak yang beribadah di dalam masjid, bukan yang berlari-larian," tutur orangtua dengan senyum dan belaian lembut di kepala. 

Contoh Sienna Kasyafani  saat acara "Pembekalan Keluarga Muda Bahagia" di masjid Nurul Aini, Tangerang. Nena membantu panitia membagikan lembaran materi ke peserta. Saat neneknya menyampaikan materi putri Ben Kasyafani ini dengan sigap memberi kertas materi satu per satu ke peserta. Selama acara berlangsung Nena juga asik dan tenang menggambar pelangi dengan kertas dan pensil warna yang sudah disiapkan dari rumah. Alhasil, Nena tidak lari-larian atau rewel di masjid.

Ya, banyak tips dan trik untuk memahamkan konsep masjid sebagai tempat ibadah kepada anak.
Bersyukur bagi anak-anak yang dilahirkan dan dibesarkan dalam keluarga yang penuh ilmu dan hikmah. Mereka tumbuh dengan konsep-konsep yang baik dan benar.

KRITERIA PASANGAN HIDUP



KRITERIA PASANGAN HIDUP

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, baginda bersabda: "Wanita itu dinikahi karena empat perkara, yaitu   karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah kerana agamanya, niscaya kamu akan beruntung."
 (HR Bukhari No: 4700) Status: Hadis Sahih

Kandungan hadits

1.  Perkahwinan adalah ibadah sakral yang dalam Al Quran disebut dengan mitsaqan ghalidzan.

2.  Perkawinan dan hidup berumah tangga tidak hanya pertemuan antara lelaki dan wanita tetapi lebih dari itu merupakan penyatuan dua keluarga besar untuk  hidup dalam naungan Ridha Allah.

3.  Pemilihan calon pendamping hidup baik wanita maupun pria seyogyanya di atas kriteria berikut ini:

a.  karena hartanya, maksudnya dalam berkeluarga maisyah tetap diperlukan karena kita masih hidup di dunia yang segalanya bisa didapatkan dengan mudah termasuk ibadah dan dakwah bisa lebih optimal bila harta cukup.

b.  karena keturunannya agar memperoleh generasi  yang baik. Pepatah menyebutkan, "buah apel tidak akan jatuh jauh dari pohonnya."

c.  karena kecantikannya atau ketampanan, maksudnya bagaimana pun casing itu perlu,  sebagai hiasan hidup.

d.  karena agamanya, maksudnya disamping casing,  yang paling penting adalah program dan fiturnya  Agama itulah program dan fitur bagi kehidupan yang diridhai Allah di dunia dan akhirat

4.  Beruntunglah mereka yang mendapat pasangan hidup yang memenuhi kempat ciri tersebut termasuk suami juga isteri.

5.  Memilih pasangan yang beragama adalah suatu keutamaan karena harta tanpa agama akan mjd sumber bencana dan malapetaka, kecantikan dan ketampanan tanpa agama akan binasa, sebaliknys agama yang baik dan kuat akan menyelamatkan kita dari bencana, malapetaka, kebinasaan dan akan menjadikan hidup kita bahagia baik di dunia maupun di akhirat, karena kebahagiaan terbesar dan haqiqi dlm hidup ini adalah saat kita merasakan jatuh cinta kepada Allah dalam naungan dan RidhaNYA. Maka pilih lah karena agamanya, semakin baik agamanya semakin bagus. Dimana pemahaman agamanya tersebut tidak hanya utk diri dan keluarganya tetapi juga utk semua manusia dengan aktif berdakwah memperjuangkan penerapan syariah islam secara kaffah dalam naungan daulah khilafah rasyidah 'ala minhajinubuwwah, InsyaAllah beruntung, diridhai Allah SWT dan akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Aamiin....
Allahu akbar....

WAllahu a'lam bishshawab
Pengobatan Karomah Wali


Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, 

4. Totok Aura wajah, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

MENDIRIKAN KHILAFAH BERARTI MEMBERONTAK KEPADA ALLAH SWT?



MENDIRIKAN KHILAFAH BERARTI MEMBERONTAK KEPADA ALLAH SWT?


Anda akan menganggap aneh pertanyaan di atas. Sebab, bagaimana mungkin mendirikan khilafah yang diwajibkan Allah Swt, namun ketika dilaksanakan justru dianggap sebagai tindakan memberontak kepada-Nya?
Tentu Anda akan merasa lebih aneh lagi ketika ada mengiyakan pertanyaan tersebut. Anda pun barangkali lebih terkejut jika pernyataaan itu keluar dari seorang profesor Perguruan Tinggi Agama Islam. Tetpai begitulah faktanya. Ini benar-benar terjadi. Bukan lelucon, juga bukan hoaks.
Adalah Prof. Dr. Yudian Wahyudi yang juga rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang melontarkan pernyataan aneh itu. Di depan hakim PTUN Kamis, 8/3/18 yang lalu dengan tegas, ahli yang didatangkan oleh pemerintah itu mengatakan:  “Maka, mendirikan khilafah di Indonesia berarti memberontak kepada Allah!”
Pernyataan ini benar-benar sangat ganjil. Aneh. Sebab, menegakkan khalifah adalah perintah Allah Swt. Tidak ada seorang pun ulama yang berbeda tentang ini. Semuanya mengatakan bahwa mengangkat seorang khalifah –kepala negara khilafah— adalalah wajib. Al-Imam al-Mawardi rahimahullah dalam al-Ahkâm al-Sulthâniyyah berkata:
الْإِمَامَةُ: مَوْضُوعَةٌ لِخِلَافَةِ النُّبُوَّةِ فِي حِرَاسَةِ الدِّينِ وَسِيَاسَةِ الدُّنْيَا، وَعَقْدُهَا لِمَنْ يَقُومُ بِهَا فِي الْأُمَّةِ وَاجِبٌ بِالْإِجْمَاعِ وَإِنْ شَذَّ عَنْهُمْ الْأَصَمُّ.( الأحكام السلطانية للماوردي {ص: 15})
Imamah itu diangkat sebagai pengganti tugas-tugas kenabian dalam menjaga agama dan mengatur urusan dunia;  Dan mengangkatnya bagi orang  yang mampu melaksanakannya di tengah umat adalah wajib berdasarkan ijma’, meskipun al-Ashamm menyelisihinya (al-Imam al-Mawardi, al-Ahkâm al-Shulthâniyyah, 15)
Bahkan bukan sekadar wajib. Menurut al-Imam Ibnu Hajar al-Haitami, para sahabat Nabi saw ridhwânal-lâh ‘alayhim pun menjadikan kewajiban mengangkat seorang imam sesudah wafatnya Rasulullah saw itu sebagai ahamm al-wâjibât(kewajiban paling penting). Alasannya, mereka lebih mendahulukan untuk menyelesaikan urusan ini dibandingkan dengan memakamkan jenazah Rasulullah saw.
Hal itu tidak mengherankan. Sebab, tugas utama khalifah adalah menerapkan hukum-hukum Islam dalam kehidupan. Sehingga, tanpanya akan ada banyak hukum Islam yang terlantar dan tidak bisa dilaksanakan.
Sebagai contoh paling mudah adalah hukum-hukum hudud dan jinayat yang diwajibkan dalam al-Quran. Semua hukum akan terlantar ketika tidak ada khalifah seperti sekarang. Dan ini pula di antara dalil wajibnya mengangkat seorang Imam. Imam al-Hasan al-Naisaburi berkata:
أجمعت الأمة على أن المخاطب بقوله ﴿ فاجلدوا ﴾ هو الإمام حتى احتجوا به على وجوب نصب الإمام فإن ما لا يتم الواجب إلا به فهو واجب .
Umat telah bersepakat bahwa pihak yang diseru dengan firman-Nya: (Maka cambuklah) adalah seorang Imam, hingga mereka beralasan dengannya atas wajibnya mengangkat seorang Imam. Sesungguhnya sesuatu perkara yang tidak sempurna sebuah kewajiban tanpanya, maka perkara itu hukumnya wajib.” (Al-Hasan bin Muhammad An-Naisaburi, Tafsir An-Naisaburi, V/465).
Tentang tugas khalifah dalam urusan tersebut, al-Imam Abu Zakari al-Nawawi rahimahullah juga berkata:
لَا بُدَّ لِلْأُمَّةِ مِنْ إِمَامٍ يُقِيمُ الدِّينَ، وَيَنْصُرُ السُّنَّةَ، وَيَنْتَصِفُ لِلْمَظْلُومِينَ، وَيَسْتَوْفِي الْحُقُوقَ وَيَضَعُهَا مَوَاضِعَهَا
Menjadi keharusan bagi umat adanya seorang imam yang bertugas menegakkan agama, menolong sunnah, membela orang yang didzalimi, menunaikan hak, dan menempatkan hak pada tempatnya (dalam Rawdhat al-Thâlibîn wa Umdat al-Muftîn, III/433).
Sementara menerapkan hukum-hukum Islam adalah kewajiban. Amat banyak ayat dan Hadits yeng menjelaskan hal ini. Seperti firman Allah Swt:
فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ وَلاَ تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ
Maka putuskan hukum di antara mereka menurut apa yang diturunkan Alloh, dan jangan menuruti hawa nafsu mereka untuk meninggalkan kebenaran yang telah diturunkan padamu (QS al-Maidah [5]: 48).
Perintah seperti ini bertebaran dalam al-Quran, seperti QS al-Maidah [5]: 48-49, al-Nisa [4]: 59, 60, dan 65, al-Hasyr [47]: 7, al-Ahzab [33]: 36, al-Nur [24]: 63, dan lain-lain.
Kewajiban itu berlaku untuk seluruh manusia sejak diutusnya Rasulullah saw hingga hari Kiamat. Tak ada beda antara orang Arab dengan orang Eropa, Orang Maroko dengan orang Indonesia. Sebab, Rasulullah saw diutus seluruh manusia tanpa terkecuali (lihat QS Saba` [34]: 28 dan  al-A”raf [7]: 158).
Jelaslah bahwa menerapkan hukum Islam adalah kewajiban dari Allah Swt. Dan itulah tugas utama seorang khilafah. Maka, bagaimana mungkin mendirikan khilafah di Indonesia dianggap sebagai pemberontakan kepada Allah Swt?
Bisakah dinalar dengan akal sehat: Allah Swt memerintahkan kepada hamba-Nya untuk mengerjakan sebuah kewajiban, kemudian Dia pula menyebut orang-orang yang mengerjakannya  sebagai pemberontak kepada-Nya?
Mestinya yang dapat diterima oleh akal sehat adalah yang bertindak sebaliknya. Sudah jelas bahwa Allah Swt telah memerintahkan manusia untuk tunduk dan patuh kepada syariah-Nya. Siapa pun yang membangkang, menolak, menghalangi, dan memusuhi; maka merekalah  yang lebih layak disebut memberontak kepada Allah Swt.
Masih bingung juga?
Semoga Allah Swt memberikan hidayah kepada kita sehingga tidak terbingungkan oleh pernyataan-pernyataan nyleneh, walaupun dilontarkan seorang ahli. WaL-lâh a’lam bi al-shawab. (Rokhmat S. Labib).