Mau Pasang Iklan, Hub Biro Iklan, Aulia Advertising, Telp 0813 8468 1151
Aulia PROPERTY,MEMASARKAN BALE PERIGI, PURI SINAR PAMULANG, PESONA ALAM CIPUTAT, CLUSTER Tsb Ready Stock Telp 081384681151

Menyelenggarakan Umrah Dan Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah Dan Haji Plus
Spesialis cetak/sablon spanduk kain promosi,SPANDUK KAIN Dwitama Advertising Benda Baru, Pamulang, Tangsel Telp, 0856 7386 103, 0813 8468 1151
Tampilkan postingan dengan label Klinik Karomah Wali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Klinik Karomah Wali. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Juli 2018

TERNYA KETUMBAR OBAT AMPUH UNTUK PENYAKIT JANTUNG



KETUMBAR, RING JANTUNG

Jakarta, (WWT) - Ada pengalaman Oom saya ketika divonis pasang Cincin Untuk Jantung di RS. Pelamonia yang ditangani oleh Dr. Hafidz Spesialis Jantung.

Namun Oom saya meminta waktu untuk berpikir dulu...

Suatu ketika Oom saya  bertemu dgn temannya seorang ahli Farmasi di Jakarta lalu dia menyampaikan Vonis dari Dr.Jantung tersebut.

Teman Oom saya  menyarankan untuk mengkonsumsi Ketumbar yang banyak dijual di pasar tradisional.

Alhamdulillah, setelah 3 bulan mengkonsumsi Ketumbar Lalu Oom saya kembali konsultasi dengan dokter spesialis Jantung di RS. PELAMONIA.

Dari  hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa  penyumbatan-penyumbatan telah bersih.

Nasehat inilah yang Oom saya sampaikan ketika ada pertemuan keluarga dan Insya Allah aman dikonsumsi di segala usia.

Cara mengkonsumsi KETUMBAR :
Tuangkan ketumbar 1 atau 2 sendok teh, lalu diseduh dengan air panas.

Setelah air mengeluarkan zat-zat nya sekitar 15-20 menit maka Ketumbar boleh disaring dan airnya diminum.

Oom saya minum setiap hari di waktu subuh.

Alhamdulillah, saya juga sudah konsumsi selama sebulan.

Biasanya pagi-pagi kadang masih sering menguap, ngantuk, badan pada pegel, pada sakit, kepala agak pusing, malas, tapi setelah konsumsi KETUMBAR sudah tidak lagi.

Kata Oom saya, ketumbar melancarkan penyumbatan-penyumbatan kolesterol yang ada di saluran peredaran darah.
Pengobatan Karomah Wali
Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, 

4. Totok Aura wajah, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

Selasa, 26 Juni 2018

UNTAIAN NASEHAT MENGENAI PILKADA DAN PILPRE

UNTAIAN NASEHAT MENGENAI PILKADA DAN PILPRES
 ✿ t.me/Mutiara_NasehatMuslimah
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ :
Mengingat semakin dekatnya jadwal penyelenggaraan Pilkada dan Pilpres sekalian untuk memilih Gubernur dan Presiden. Maka dengan bertawakkal kepada Allah, kami ingin menyampaikan beberapa poin penting, yang kita berdo’a kepada Allah agar menjadikan untaian kata nasihat ini ikhlas mengharapkan pahala Allah dan menginginkan kemashlahatan bagi para hamba:
1.  Sesungguhnya sistem demokrasi bertentangan dengan hukum Islam, karena:
a.  Hukum dan undang-undang adalah hak mutlak Allah. Manusia boleh membuat peraturan dan undang-undang selama tidak bertentangan dengan al-Qur’an dan as-Sunnah.
b.  Demokrasi dibangun di atas partai politik yang merupakan sumber perpecahan dan permusuhan, sangat bertentangan dengan agama Islam yang menganjurkan persatuan dan melarang perpecahan.
c.  Sistem demokrasi memiliki kebebasan yang seluas-luasnya tanpa kendali dan melampaui batas dari jalur agama Islam.
d.  Sistem demokrasi, standarnya adalah suara dan aspirasi mayoritas rakyat, standarnya bukanlah kebenaran al-Qur’an dan as-Sunnah sekalipun minoritas.
e.  Sistem demokrasi menyetarakan antara pria dan wanita, orang alim dan jahil, orang baik dan fasik, muslim dan kafir, padahal tentu tidak sama hukumnya.
2.  Namun, karena kebanyakan negeri Islam saat ini—termasuk Indonesia—menggunakan sistem demokrasi yang kepemimpinan negeri ditentukan melalui pemilu, maka dalam kondisi seperti ini timbul pertanyaan apakah kita ikut mencoblos ataukah tidak? Masalah ini diperselisihkan para ulama’ yang mu’tabartentang boleh tidaknya, karena mempertimbangkan kaidah mashlahat dan mafsadat. Sebagian ulama’ berpendapat tidak boleh berpartisipasi secara mutlak seperti pendapat mayoritas ulama’ Yaman karena tidak ada mashlahatnya bahkan ada mudharatnya. Dan sebagian ulama’ lainnya berpendapat boleh untuk menempuh mudharat yang lebih ringan seperti pendapat asy-Syaikh Abdul Aziz ibn Baz, asy-Syaikh Ibnu Utsaimin, dan lain-lain, karena “Apa yang tidak bisa didapatkan seluruhnya maka jangan ditinggalkan sebagiannya” dan “Rabun itu lebih baik daripada buta”.
Maka seyogianya kita semua bersikap arif dan bijaksana serta berlapang dada dalam menyikapinya. Marilah kita menjaga ukhuwwah islamiyyah (persaudaraan sesama umat Islam) serta menghindari segala perpecahan, perselisihan, dan percekcokan karena masalah ijtihadiyyah seperti ini. Alangkah indahnya ungkapan al-Imam asy-Syafi’i kepada Yunus ash-Shadafi:
يَا أَبَا مُوْسَى ، أَلَا يَسْتَقِيْمُ أَنْ نَكُوْنَ إِخْوَانًا وَإِنْ لَمْ نَتَّفِقْ فِيْ مَسْأَلَةٍ
“Wahai Abu Musa, Apakah kita tidak bisa untuk tetap bersahabat sekalipun kita tidak bersepakat dalam suatu masalah?!”.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullahu Ta’ala juga pernah mengatakan:
وَأَمَّا الِاخْتِلَافُ فِي ” الْأَحْكَامِ ” فَأَكْثَرُ مِنْ أَنْ يَنْضَبِطَ وَلَوْ كَانَ كُلَّمَا اخْتَلَفَ مُسْلِمَانِ فِي شَيْءٍ تَهَاجَرَا لَمْ يَبْقَ بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ عِصْمَةٌ وَلَا أُخُوَّةٌ وَلَقَدْ كَانَ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا سَيِّدَا الْمُسْلِمِينَ يَتَنَازَعَانِ فِي أَشْيَاءَ لَا يَقْصِدَانِ إلَّا الْخَيْرَ
“Adapun perselisihan dalam masalah hukum maka banyak sekali jumlahnya. Seandainya setiap dua orang muslim yang berbeda pendapat dalam suatu masalah harus saling bermusuhan, maka tidak akan ada persaudaraan pada setiap muslim. Abu Bakar Radiallahu’anhu dan Umar Radiallahu’anhu saja—kedua orang yang paling mulia setelah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam—mereka berdua berbeda pendapat dalam beberapa masalah, tetapi keduanya tidak menginginkan kecuali kebaikan.”
3.  Bagi siapa yang memilih karena mempertimbangkan kaidah: « يُخْتَارُ أَهْوَنُ الشَّرَّيْنِ » “Menempuh mafsadat yang lebih ringan” maka hendaknya bertaqwa kepada Allah dan memilih partai yang paling mendingan daripada lainnya atau memilih pemimpin yang lebih mendekati kepada kriteria pemimpin yang ideal dalam Islam yaitu al-Qawwiyyu al-Amin (memiliki skilllagi amanah), juga tentunya yang memiliki perhatian agama Islam yang baik dan memberikan kemudahan bagi dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah.
4.  Kami mengajak kepada segenap kaum muslimin di mana pun untuk menyibukkan diri dengan amal shalih di saat-saat seperti ini serta memperbaiki amal perbuatan kita. Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
الْعِبَادَةُ فِى الْهَرَجِ كَهِجْرَةٍ إِلَيَّ
“Ibadah di saat fitnah ibarat hijrah kepadaku.” (HR Muslim: 2948)
Marilah kita memperbaiki diri dengan menuntut ilmu syar’i, meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, karena pemimpin sejati itu lahir dari rakyat yang sejati. Dahulu, dikatakan para ulama’:
كَمَا تَكُوْنُوْنَ يُوَلَّى عَلَيْكُمْ
“Keadaan pemimpin kalian adalah sebagaimana keadaan kalian (rakyat).”
Alkisah, ada seorang berpemahaman Khawarij datang menemui Ali ibn Abi Thalib Radhiallahu’anhu seraya berkata: “Wahai Khalifah Ali, mengapa pemerintahanmu banyak dikritik oleh orang, tidak sebagaimana pemerintahannya Abu Bakr dan Umar?!” Shahabat Ali Radiallahu’anhu menjawab: “Karena pada zaman Abu Bakr dan Umar yang menjadi rakyat adalah aku dan orang-orang yang semisalku, sedangkan rakyatku adalah kamu dan orang-orang yang semisalmu!!”
5.  Hendaknya kita semua tidak meremehkan peran dan kekuatan sebuah do’a kepada Allah pada saat seperti ini. Marilah kita semua bersimpuh dan bermunajat kepada Allah agar Allah memilihkan kepada kita pemimpin yang ideal dambaan Islam yang bersemangat membela agama dan peduli kepada rakyat, bukan para pemimpin yang hanya berambisi dengan jabatan dan tidak bertaqwa kepada Allah.
Dahulu, Fudhail ibn Iyadh Rahimahullahu Ta’alamengatakan:
لَوْ كَانَتْ لِيْ دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَةٌ مَا جَعَلْتُهَا إِلَّا فِي السُّلْطَانِ
“Seandainya saya memiliki do’a yang mustajab maka saya tidak akan peruntukkan kecuali bagi pemimpin.”
Sebagaimana kita berdo’a kepada Allah agar menyelamatkan kita semua dari fitnah yang menyambar agama dan akal pada saat-saat seperti ini. Abdullah ibn Amir ibi Rabi’ah Rahimahullahu Ta’ala berkata: “Tatkala manusia banyak mencela Utsman Radiallahu’anhu, maka ayahku (Shahabat Amir ibn Rabi’ah Radhiallahu’anhu) melakukan shalat malam seraya berdo’a: “Ya Allah, jagalah diriku dari fitnah sebagaimana Engkau menjaga hamba-hamba-Mu yang shalih.” Maka ayahku tidak keluar (karena sakit) kecuali ketika meninggal dunia.”
6. Hendaknya kita mewaspadai dan menjauhi percikan-percikan pemilu dan pelanggaran-pelanggaran terhadap agama; baik berupa perpecahan, fanatik partai dan golongan, menerima uang suap/sogok terutama “serangan fajar” karena hal itu diharamkan dalam agama dan pelakunya terlaknat. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallambersabda:
لَعَنَ اللهُ الرَّاشِيَ وَالْمُرْتَشِيَ
“Allah melaknat pemberi suap dan yang disuap.”
 Komite Tetap Fatwa dan Penelitian Keislaman Kerajaan Arab Saudi telah memfatwakan haram pemberian dan penerimaan hadiah dari calon yang akan ikut pemilihan legislatif, Fatwa No. 7245, yang ditandatangani oleh asy-Syaikh Abdul Aziz ibn Baz (ketua), yang berbunyi:
❓Soal: 
Apakah hukum Islam tentang seorang calon anggota legislatif dalam pemilihan yang memberikan harta kepada rakyat agar mereka memilihnya dalam pemilihan umum?
❗Jawab: 
Perbuatan calon anggota legislatif yang memberikan sejumlah harta kepada rakyat dengan tujuan agar mereka memilihnya termasuk risywah (suap) dan hukumnya haram.
Demikian juga segala bentuk permusuhan dan perpecahan, sangat bertentangan dengan dalil-dalil agama Islam. Al-Imam asy-Syaukani Rahimahullahu Ta’ala mengatakan: “Persatuan hati dan persatuan barisan kaum muslimin serta membendung segala celah perpecahan merupakan tujuan syari’at yang sangat agung dan pokok di antara pokok-pokok besar agama Islam. Hal ini diketahui oleh setiap orang yang mempelajari petunjuk Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang mulia dan dalil-dalil al-Qur’an dan as-Sunnah.”
7. Apa pun hasilnya pemilu nanti dan siapa pun yang menang dan terpilih sebagai pemimpin muslim, maka marilah kita laksanakan kewajiban kita sebagai rakyat yaitu mendengar dan taat kepadanya sebagaimana ajaran al-Qur’an dan as-Sunnah selagi tidak memerintahkan kepada maksiat. Jika memerintahkan kemaksiatan maka tidak boleh didengar dan ditaati, namun tetap kita tidak boleh memberontak terhadap kepemimpinannya.
أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ وَ اْلسَّمْعِ وَ اْلطَّاعَةِ وَ إِنْ كَانَ عَبْدًا حَبَشِيًّا
“Aku wasiatkan kepada kalian dengan taqwa kepada Allah serta mendengar dan taat (kepada pemimpin) sekalipun dia adalah budak Habsyi (orang berkulit hitam).”
عَلىَ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ السَّمْعُ وَالطَّاعَةُ فِيْمَا أَحَبَّ وَكَرِهَ إِلَّا أَنْ يُؤْمَرَ بِمَعْصِيَةٍ فَإِنْ أَمَرَ بِمَعْصِيَةٍ فَلَا سَمْعَ وَلَا طَاعَةَ
“Wajib bagi seorang muslim untuk mendengar dan taat (kepada penguasa) dalam perkara yang ia senangi dan ia benci kecuali apabila diperintah untuk melakukan kemaksiatan. Apabila diperintah melakukan kemaksiatan maka tidak perlu mendengar dan taat.” (HR al-Bukhari 13/121 dan Muslim 3/1469)
Marilah kita semua menjaga stabilitas keamanan negara dan menjaga emosi kita tatkala pilihan kita kalah, karena keamanan adalah sesuatu yang harus kita jaga bersama demi terjaganya nyawa, harta, dan agama, lebih daripada hanya sekadar membela dan fanatik kepada pemimpin atau golongan tertentu. Para ulama’ mengatakan:
الْمَصْلَحَةُ الْعَامَّةُ مُقَدَّمَةٌ عَلَى الْمَصْلَحَةِ الْخَاصَّةِ
“Kemashlahatan umum lebih didahulukan daripada kemashlahatan pribadi.”
Marilah kita ingat selalu pesan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam agar kita menghindari segala kekacauan dan tidak terlibat/berkecimpung di dalamnya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
سَتَكُونُ فِتَنٌ الْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنَ الْقَائِمِ ، وَالْقَائِمُ فِيهَا خَيْرٌ مِنَ الْمَاشِي ، وَالْمَاشِي فِيهَا خَيْرٌ مِنَ السَّاعِي ، مَنْ تَشَرَّفَ لَهَا تَسْتَشْرِفْهُ ، فَمَنْ وَجَدَ فِيهَا مَلْجَأً أَوْ مَعَاذًا فَلْيَعُذْ بِه
“Akan terjadi fitnah, orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri, orang yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, orang yang berjalan lebih baik daripada yang berlari. Barangsiapa yang mencari fitnah maka dia akan terkena pahitnya dan barangsiapa yang menjumpai tempat berlindung maka hendaknya dia berlindung.”
Demikianlah beberapa nasihat penting yang ingin kami sampaikan. Semoga Allah menjaga kita semua dari segala fitnah dan membimbing kita semua ke jalan yang diridhai-Nya. Ya Allah, berikanlah kepada kami pemimpin yang Engkau cintai dan ridhai untuk menegakkan agama-Mu dan membela hamba-hamba-Mu dari segala bentuk kezhaliman. Amin.
 Penyusun
✿ t.me/Mutiara_NasehatMuslimah
Dipersembahkan oleh karomah wali



Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, 

4. Totok Aura wajah, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

Minggu, 10 Juni 2018

Berbagai Cara Pengobatan Asam Urat


Penyakit asam urat merupakan salah satu penyakit yang cukup mengganggu, umumnya asam urat dialami oleh orang yang sudah lanjut usia. Penyakit asam urat adalah kondisi yang biasa dialami seseorang dengan gejala seperti nyeri yang tidak tertahankan, adanya pembengkakan di salah satu anggota tubuh biasanya seputar wilayah kaki, dan rasa panas di bagian persendian.

Asam urat bisa terjadi pada semua bagian tubuh kita, tetapi bagian tubuh yang paling sering terkena asam urat adalah jari kaki, sendi jari tangan, lutut, dan pergelangan kaki. Yang terkena penyakit asam urat ini biasanya adalah laki-laki, perempuan lebih jarang terkena karena biasanya terkena penyakit asam urat ini saat mengalami menopouse.
Bahan-Bahan Alami untuk Mengobati Asam Urat

1. Madu Hitam

Madu yang diambil dari pedalaman hutan, diproduksi oleh lebah penghisap nectar bunga yang pahit, diantaranya pelawan, mahoni, kopi, dll. Madu Hitam Pahit mengandung alkaloid yang tinggi sebagai anti infeksi dan antibiotik, sangat bermanfaat untuk mengatasi asam urat.


2. Daun binahong

Menurut sebuah penelitian, daun binahong memiliki kandungan sebagai berikut flavonoid, asam oleanolik, vitamin C, saponin, alkaloid, dan minyak atsiri.
Adapun cara mengobati asam urat dengan daun binahong adalah :

Cara pertama:

Siapkan 20 lembar daun binahong yang masih muda.
Air yang sudah matang sekitar 8 gelas.
Bersihkan daun binahong terlebih dahulu dengan air lalu remas daun itu sampai keluar lendir.
Lalu, rebuslah 20 lembar daun binahong tersebut dengan air yang sudah disiapkan tadi dengan nyala api yang tidak terlalu kencang.
Rebus daun binahong tersebut sampai mendidih, dan biarkan sampai airnya berkurang sebanyak 3 gelas.
Setelah itu, angkat dan dinginkan air rebusan daun binahong kemudian air rebusannya dan air tersebut siap untuk diminum.
Cara kedua:

Siapkan 15 gram daun binahong dan madu secukupnya.
Siapkan juga air secukupnya.
Bersihkan daun binahong dengan air sampai bersih.
Masukkan daun binahong ke dalamnya lalu biarkan sampai mendidih.
Setelah itu saring ramuan dan biarkan sampai dingin
Air ramuan daun binahong siap diminum.
Cara ketiga:

Siapkan 15 gr daun binahong yang masih bagus.
Siapkan oven.
Bersihkan daun binahong sampai bersih.
Kemudian jemur daun itu sampai benar-benar kering, dianjurkan untuk menjemurnya selama 1 hari penuh.
Setelah kering potong-potong daun lalu bubukkan.
Gunakan oven yang sudah disiapkan tadi untuk mengeringkan serbuk binahong.
Gunakan suhu oven sekitar 50 derajat celcius, lalu biarkan hingga daun kering dan tak bersisa sampai tersisa 10% kandungan air yang masih ada di dalam daun.
Kemudian masukkan ke dalam kantong yang biasa digunakan untuk teh celup.
Setelah itu seduh kantong teh tersebut seperti saat anda membuat teh.

Senin, 21 Mei 2018

Pengobatan Karomah wali

Pengobatan Karomah Wali


Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, 

4. Totok Aura wajah, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298



Usaha Tangsel Spesialis Sepanduk Kain Dwitama Advertising: Sablon Spanduk dan Umbul Umbul Kain Benda Baru 08...: Spanduk Kain Sablon Manual Hub 085966614393 #Sablonkain #DwitamaSpandukAdvertising #Sablonmanual

Senin, 02 April 2018

Pengobatan Karomah Wali KH. Ibnu Suhada ( Abu Amir ) Telp 085216086856/087716352298


Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, 

4. Totok Aura wajah, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

Minggu, 01 April 2018

Serial 5 Alam Jin: Makanan dan Minuman Jin

Serial 5 Alam Jin: Makanan dan Minuman Jin


 Serial 5 Alam Jin: Makanan dan Minuman Jin



Perlu diketahui bahwa jin -termasuk pula setan- melakukan aktivitas makan dan minum.
Beberapa dalil membuktikan hal ini.
Dalam Shahih Bukhari dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , ia berkata,

ﺃَﻧَّﻪُ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﺤْﻤِﻞُ ﻣَﻊَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻰِّ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺇِﺩَﺍﻭَﺓً ﻟِﻮَﺿُﻮﺋِﻪِ ﻭَﺣَﺎﺟَﺘِﻪِ ، ﻓَﺒَﻴْﻨَﻤَﺎ ﻫُﻮَ ﻳَﺘْﺒَﻌُﻪُ ﺑِﻬَﺎ ﻓَﻘَﺎﻝَ ‏« ﻣَﻦْ ﻫَﺬَﺍ ‏» . ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺃَﻧَﺎ ﺃَﺑُﻮ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ . ﻓَﻘَﺎﻝَ ‏« ﺍﺑْﻐِﻨِﻰ ﺃَﺣْﺠَﺎﺭًﺍ ﺃَﺳْﺘَﻨْﻔِﺾْ ﺑِﻬَﺎ ، ﻭَﻻَ ﺗَﺄْﺗِﻨِﻰ ﺑِﻌَﻈْﻢٍ ﻭَﻻَ ﺑِﺮَﻭْﺛَﺔٍ ‏» . ﻓَﺄَﺗَﻴْﺘُﻪُ ﺑِﺄَﺣْﺠَﺎﺭٍ ﺃَﺣْﻤِﻠُﻬَﺎ ﻓِﻰ ﻃَﺮَﻑِ ﺛَﻮْﺑِﻰ ﺣَﺘَّﻰ ﻭَﺿَﻌْﺖُ ﺇِﻟَﻰ ﺟَﻨْﺒِﻪِ ﺛُﻢَّ ﺍﻧْﺼَﺮَﻓْﺖُ ، ﺣَﺘَّﻰ ﺇِﺫَﺍ ﻓَﺮَﻍَ ﻣَﺸَﻴْﺖُ ، ﻓَﻘُﻠْﺖُ ﻣَﺎ ﺑَﺎﻝُ ﺍﻟْﻌَﻈْﻢِ ﻭَﺍﻟﺮَّﻭْﺛَﺔِ ﻗَﺎﻝَ ‏« ﻫُﻤَﺎ ﻣِﻦْ ﻃَﻌَﺎﻡِ ﺍﻟْﺠِﻦِّ ، ﻭَﺇِﻧَّﻪُ ﺃَﺗَﺎﻧِﻰ ﻭَﻓْﺪُ ﺟِﻦِّ ﻧَﺼِﻴﺒِﻴﻦَ ﻭَﻧِﻌْﻢَ ﺍﻟْﺠِﻦُّ ، ﻓَﺴَﺄَﻟُﻮﻧِﻰ ﺍﻟﺰَّﺍﺩَ ، ﻓَﺪَﻋَﻮْﺕُ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻟَﻬُﻢْ ﺃَﻥْ ﻻَ ﻳَﻤُﺮُّﻭﺍ ﺑِﻌَﻈْﻢٍ ﻭَﻻَ ﺑِﺮَﻭْﺛَﺔٍ ﺇِﻻَّ ﻭَﺟَﺪُﻭﺍ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ ﻃَﻌَﺎﻣًﺎ ‏»

Bahwasanya ia pernah membawakan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam wadah berisi air wudhu dan hajat beliau. Ketika ia membawanya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Siapa ini?” “Saya, Abu Hurairah”, jawabnya. Beliau pun berkata, “ Carilah beberapa buah batu untuk kugunakan bersuci. Dan jangan bawakan padaku tulang dan kotoran (telek) .” Abu Hurairah berkata, “Kemudian aku mendatangi beliau dengan membawa beberapa buah batu dengan ujung bajuku. Hingga aku meletakkannya di samping beliau dan aku berlalu pergi. Ketika beliau selesai buang hajat, aku pun berjalan menghampiri beliau dan bertanya, “ Ada apa dengan tulang dan kotoran? ” Beliau bersabda, “ Tulang dan kotoran merupakan makanan jin. Keduanya termasuk makanan jin. Aku pernah didatangi rombongan utusan jin dari Nashibin dan mereka adalah sebaik-baik jin. Mereka meminta bekal kepadaku. Lalu aku berdoa kepada Allah untuk mereka agar tidaklah mereka melewati tulang dan kotoran melainkan mereka mendapatkannya sebagai makanan”. (HR. Bukhari no. 3860)

Begitu pula dalam hadits lainnya, dari ‘Abdullah bin Mas’ud disebutkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻻَ ﺗَﺴْﺘَﻨْﺠُﻮﺍ ﺑِﺎﻟﺮَّﻭْﺙِ ﻭَﻻَ ﺑِﺎﻟْﻌِﻈَﺎﻡِ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﺯَﺍﺩُ ﺇِﺧْﻮَﺍﻧِﻜُﻢْ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺠِﻦِّ

“Janganlah kalian beristinja’ (membersihkan kotoran pada dubur) dengan kotoran dan jangan pula dengan tulang karena keduanya merupakan bekal bagi saudara kalian dari kalangan jin."
 HR. Tirmidzi no. 18. ( Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih )
Juga diceritakan dalam hadits lainnya bahwa setan makan dengan tangan kiri. Sedangkan kita diperintahkan menyelisihi setan dalam hal tersebut.
Dalam Shahih Muslim, dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anha , Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺇِﺫَﺍ ﺃَﻛَﻞَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﻓَﻠْﻴَﺄْﻛُﻞْ ﺑِﻴَﻤِﻴﻨِﻪِ ﻭَﺇِﺫَﺍ ﺷَﺮِﺏَ ﻓَﻠْﻴَﺸْﺮَﺏْ ﺑِﻴَﻤِﻴﻨِﻪِ ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻳَﺄْﻛُﻞُ ﺑِﺸِﻤَﺎﻟِﻪِ ﻭَﻳَﺸْﺮَﺏُ ﺑِﺸِﻤَﺎﻟِﻪِ

“Jika salah seorang di antara kalian makan, makanlah dengan tangan kanannya. Ketika minum, minumlah dengan tangan kanan. Karena setan itu makan dan minum dengan tangan kirinya." (HR. Muslim no. 2020).

Dalil lainnya juga menunjukkan setan itu makan dan minum yaitu dari hadits Jabir bin ‘Abdillah, ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺇِﺫَﺍ ﺩَﺧَﻞَ ﺍﻟﺮَّﺟُﻞُ ﺑَﻴْﺘَﻪُ ﻓَﺬَﻛَﺮَ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻋِﻨْﺪَ ﺩُﺧُﻮﻟِﻪِ ﻭَﻋِﻨْﺪَ ﻃَﻌَﺎﻣِﻪِ ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥُ ﻻَ ﻣَﺒِﻴﺖَ ﻟَﻜُﻢْ ﻭَﻻَ ﻋَﺸَﺎﺀَ . ﻭَﺇِﺫَﺍ ﺩَﺧَﻞَ ﻓَﻠَﻢْ ﻳَﺬْﻛُﺮِ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻋِﻨْﺪَ ﺩُﺧُﻮﻟِﻪِ ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥُ ﺃَﺩْﺭَﻛْﺘُﻢُ ﺍﻟْﻤَﺒِﻴﺖَ . ﻭَﺇِﺫَﺍ ﻟَﻢْ ﻳَﺬْﻛُﺮِ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻋِﻨْﺪَ ﻃَﻌَﺎﻣِﻪِ ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺩْﺭَﻛْﺘُﻢُ ﺍﻟْﻤَﺒِﻴﺖَ ﻭَﺍﻟْﻌَﺸَﺎﺀَ

“Jika salah seorang di antara kalian memasuki rumahnya, lalu ia berdzikir pada Allah ketika memasukinya dan ketika hendak makan, maka setan pun berkata (pada teman-temannya), “Sungguh kalian tidak mendapat tempat bermalam dan tidak mendapat makan malam.” Namun ketika seseorang memasuki rumah dan tidak berdzikir pada Allah, setan pun berkata (pada teman-temannya), “Akhirnya, kalian mendapatkan tempat bermalam.” Jika ia tidak menyebut nama Allah ketika makan, setan pun berucap (pada teman-temannya), “Kalian akhirnya mendapat tempat bermalam dan makan malam.”
 (HR. Muslim no. 2018).

Sebagaimana manusia terlarang memakan daging yang disembelih tanpa menyebut nama Allah. Maka sama halnya dengan jin beriman, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan pada mereka makanan berupa tulang yang disebut nama Allah. Jin beriman tidak boleh meninggalkan penyebutan ‘bismillah’. Sedangkan setan jadi menghalalkan makanan yang tidak disebut nama Allah. Oleh karena itu, sebagian ulama berdalil bahwa bangkai merupakan makanan setan karena bangkai itu berasal dari hewan yang disembelih tanpa disebutkan
bismillah .
Begitu pula sebagian ulama seperti Ibnul Qayyim berdalil bahwa minuman yang memabukkan adalah minumannya setan. Di antara yang dijadikan dalil adalah ayat,

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁَﻣَﻨُﻮﺍ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺍﻟْﺨَﻤْﺮُ ﻭَﺍﻟْﻤَﻴْﺴِﺮُ ﻭَﺍﻟْﺄَﻧْﺼَﺎﺏُ ﻭَﺍﻟْﺄَﺯْﻟَﺎﻡُ ﺭِﺟْﺲٌ ﻣِﻦْ ﻋَﻤَﻞِ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥِ

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Al Maidah: 90).
Karena yang meminum khomr adalah wali setan dan atas perintahnya. Mereka sama dengan setan dalam amalan tersebut. Jadi, peminum khomr pantas mendapatkan dosa dan siksa.

Hanya Allah yang memberi taufik.

Referensi :

‘Alamul Jin wasy Syaithon , Syaikh Prof. Dr. ‘Umar bin Sulaiman bin ‘Abdullah Al Asyqor, terbitan Darun Nafais, cetakan kelimabelas, tahun 1423 H.
Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, 

4. Totok Aura wajah, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

Jumat, 30 Maret 2018

Amalan-Amalan Yang Paling Dicintai Allah

Amalan-Amalan Yang Paling Dicintai Allah

Rasulullah s.a.w. telah bersabda:

أحبُّ الناسِ إلى اللهِ تعالى أنفعُهم للناسِ وأحبُّ الأعمالِ إلى اللهِ عزَّ وجلَّ سرورٌ يُدخلُه على مسلمٍ أو يكشفُ عنه كُربةً أو يقضي عنه دَينًا أو يطردُ عنه جوعًا ولأن أمشيَ مع أخٍ في حاجةٍ أحبُّ إليَّ من أن أعتكفَ في هذا المسجدِ ( يعني مسجدَ المدينةِ ) شهرًا ومن كفَّ غضبَه ستر اللهُ عورتَه ومن كظم غيظَه ولو شاء أن يمضيَه أمضاه ملأ اللهُ قلبَه رجاءَ يومِ القيامةِ ومن مشى مع أخيه في حاجةٍ حتى تتهيأَ له أثبت اللهُ قدمَه يومَ تزولُ الأقدامُ .
رواه طبراني

“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling bermanfaat untuk manusia. Dan amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah kegembiraan yang engkau masukan ke hati seorang mukmin, atau engkau hilangkan salah satu kesusahannya, atau engkau membayarkan hutangnya, atau engkau hilangkan kelaparannya. Dan aku berjalan bersama saudaraku untuk memenuhi kebutuhannya itu lebih aku cintai daripada ber-i’tikaf di masjid Nabawi selama sebulan lamanya. Dan siapa yang menahan marahnya maka Allah akan tutupi auratnya. Barangsiapa yang menahan marahnya padahal ia bolih menumpahkannya, maka Allah akan penuhi hatinya dengan keridhaan di hari kiamat. Dan barangsiapa berjalan bersama saudaranya sampai ia memenuhi kebutuhannya, maka Allah akan mengokohkan kedua kakinya di hari ketika banyak kaki-kaki terpeleset ke api neraka” (HR Thabrani)

Di sini Rasulullah s.a.w. ditanya siapa orang yang paling dicintai oleh Allah, ternyata ia adalah orang yang paling bermanfaat untuk manusia. Ini menunjukkan kepada kita bahwa Islam mengajarkan agar kita gemar memberikan manfaat kepada orang lain. Bukan sebaliknya, yaitu menjadikan agar bagaimana orang lain bermanfaat buat kita. Tapi yang hendaknya kita pikir bagaimana agar kita bolih memberikan manfaat untuk orang lain. Oleh karena itulah Rasulullah s.a.w. telah bersabda:

“Tangan di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah” (HR Bukhari dan Muslim)

Orang yang punya kelebihan harta, ia berpikir bagaimana memberi manfaat dengan hartanya. Siapa yang memiliki kelebihan ilmu, ia berpikir bagaimana ilmunya bolih memberi manfaat kepada manusia. Siapa yang memiliki tenaga ia berpikir bagaimana agar tenaganya bolih bermanfaat kepada manusia.

Ketika seseorang melihat saudaranya sedang bersedih hati hendaknya ia berusaha gembirakan hatinya. Atau ia melihat temannya sedang sakit, hendaknya ia hibur hatinya agar ia semakin sabar dengan sakitnya itu.
Amalan tersebut sangat besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Memberi makan orang yang kelaparan
atau engkau hilangkan kelaparannya”. Seorang mukmin jangan sampai membiarkan tetangganya kelaparan atau saudaranya sesama Muslim lain kelaparan.

Ini menunjukkan kepada kita bahwa Islam mengajarkan kita agar jangan mementingkan diri sendiri, mengajarkan kepada kita sikap dermawan serta selalu memperhatikan keadaan saudara kita.

Semoga kita dapat menjadi orang yang bermanfaat bagi manusia dan orang yang paling dicintai olih Allah s.w.t.



Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, 

4. Totok Aura wajah, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298


DOA ORANGTUA UNTUK ANAK

DOA ORANGTUA UNTUK ANAK

☆ Doa Agar Anak Menjadi Penyenang Hati

‎رَبَّنَا هَبۡ لَنَا مِنۡ أَزۡوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعۡيُنٖ وَٱجۡعَلۡنَا لِلۡمُتَّقِينَ إِمَامًا

Robbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrota a’yun waj ‘alna lil muttaqiina imama

Artinya:Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa” (Qs al-Furqon ayat 74)

☆Doa Agar Anak Rajin Sholat

‎رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

Artinya : Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yg tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku. (Surat Ibrahim Ayat 40)

☆Doa Mohon Anak yang Baik

‎رَبِّ هَبۡ لِي مِن لَّدُنكَ ذُرِّيَّةٗ طَيِّبَةًۖ إِنَّكَ سَمِيعُ ٱلدُّعَآءِ

Robbiy habliy mil ladunka dzurriyyatan thoyyibatan innaka sami’ud du’a’

Artinya: Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa. (Surat Ali ‘Imran Ayat 38 / Doa Nabi Zakaria)

☆Doa Agar Anak Menjadi Shaleh

Nabi Ibrahim ‘alaihis salaam berkata,

‎رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Robbi hablii minash shoolihiin

Artinya : Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yg termasuk orang-orang yg saleh]”. (QS. Ash Shaffaat: 100




Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, 

4. Totok Aura wajah, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

PENGARUH TABIAT ISTRI TERHADAP CARA SUAMI MENCARI NAFKAH


Untuk Pasang Iklan Media Lokal dan Nasional Hubungi Aulia Advertising Telp 0813 84681151

Pesan Spanduk dan Umbul Umbul Sablon Manual Telp 085966614393


PENGARUH TABIAT ISTRI TERHADAP CARA SUAMI MENCARI NAFKAH

Waliyullah Imam Hasan al-Bashri berkata:

“Aku datang kepada seorang pedagang kain di Mekkah untuk membeli baju, lalu si pedagang mulai memuji-muji dagangannya dan bersumpah, lalu akupun meninggalkannya dan aku katakan tidaklah layak beli dari orang semacam itu, lalu akupun beli dari pedagang lain.”

2 tahun setelah itu aku berhaji dan aku bertemu lagi dengan orang itu, tapi aku tidak lagi mendengarnya memuji-muji dagangannya dan bersumpah, Lalu aku tanya kepadanya: “Bukankah engkau orang yang dulu pernah berjumpa denganku beberapa tahun lalu?”

Ia menjawab : “Iya benar”
Aku bertanya lagi: “Apa yang membuatmu berubah seperti sekarang? Aku tidak lagi melihatmu memuji-muji dagangan dan bersumpah!”

Ia pun bercerita: “Dulu aku punya istri yang jika aku datang kepadanya dengan sedikit rizki, ia meremehkannya dan jika aku datang dengan rizki yang banyak ia menganggapnya sedikit. Lalu Allah mewafatkan istriku tersebut, dan akupun menikah lagi dengan seorang wanita. Jika aku hendak pergi ke pasar, ia memegang bajuku lalu berkata:

"Wahai suamiku, bertaqwalah kepada Allah, jangan engkau beri makan aku kecuali dengan yang thayyib (halal). Jika engkau datang dengan sedikit rezeki, aku akan menganggapnya banyak, dan jika kau tidak dapat apa-apa aku akan membantumu memintal (kain)’.”

Milikilah sifat Qana’ah -suka menerima- / jiwa selalu merasa cukup.

Janganlah menjadi jurang dosa bagi Suamimu. Wanita shalihah akan mendorong Suaminya kepada kebaikan, sedangkan wanita kufur akan menjadi pendorong bagi suaminya untuk berbuat dosa.

CUKUPKAN DIRI DENGAN YANG HALAL

Ukuran Rizki itu terletak pada keberkahannya, bukan pada jumlahnya.

(Kitab al-Mujaalasah wa Jawaahirul ‘Ilm [5/252], karya Abu Bakr Ahmad Bin Marwan bin Muhammad ad-Dainuri al-Qodhi al-Maliki)
 Konsultasi Pengobatan Anternatif Karomah Wali,
Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, 
4. Totok Aura wajah, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

Kamis, 22 Maret 2018

Alhamdulillah, "KLINIK KAROMAH WALI, " Rintisan KH Syafrimal Kamal Al Marhum, Di Buka Kembali Oleh KH. Abu Amir Telp Telp 085216086856/087716352298



KLINIK KAROMAH WALI,  Alhamdulillah, "KLINIK KAROMAH WALI, " Rintisan KH Syafrimal Kamal ( Al Marhum ), Di Buka Kembali Oleh KH. Ibnu Suhada/Abu Amir, Pamulang Tangerang Selatan
Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

Rabu, 14 Maret 2018

Polemik Tanah Wakaf Habib Abdurrahman ibn Alwi Al Habsy, Untuk Jamaah asal Banda Aceh, Mau Dikelola Oleh Pemerintah.



Pada tanggal 18 Rabiul Akhir 1224 H yg bertepatan dengan tahun 1809 M, Habib Abdurrahman ibn Alwi Al Habsy yg lebih dikenal dengan sebutan Habib Bugak Aceh (beliau sendirilah yg membuat julukan tersebut dan mengenalkan diri kepada siapa pun dengan sebutan tersebut karena katawadhu'-annya) mendatangi Mahkamah Syari'ah Kekhalifahan Utsmaniyah yg berada di Makkah Al Mukarramah. Di hadapan Mahkamah Syari'ah tersebut, beliau mengikrarkan wakaf atas sebidang tanah dan bangunan dua lantai yg berada di Qashashiyah (kawasan ini kemudian menjadi bagian dari Masjidil Haram ketika mengalami perluasan pada era berdirinya Kerajaan Saudi Arabia di bawah kepemimpinan Raja Saud ibn Abdulaziz pada tahun 1935).

Di hadapan Hakim Mahkamah Syari'ah tersebut, Habib Abdurrahman ibn Alwi Al Habsy melakukan ikrar wakaf dan ikrar tersebut didokumentasikan oleh Mahkamah Syari'ah dengan kop surat dan stempel resmi Kekhilafahan Utsmaniyah. Berikut isi ikrar tersebut:

"Yang kita muliakan Haji Habib Bugak Aceh, dengan leluasa dan ikhlas telah mempersembahkan untuk dirinya akan bermanfaat bagi hartanya, dan semata-mata mengharap keridhaan Allah, serta menantikan fahala yg besar dari hari pembalasan Allah bagi orang-orang yg berbuat kebaikan, kita bersandar pada pengamalan sabda dari Rasulullah saw (Apabila anak cucu Adam meninggal dunia, putuslah segala amal kebaikannya kecuali tiga perkara, sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh).

Telah datang menghadap yang kita muliakan Haji Habib Bugak Aceh ke hadapan Maulana Hakim Syara’ di majlis beliau dan dia telah mewakafkan dan menahan hartanya menjadi sedekah jariah, serta membelanjakan hartanya di jalan Allah, dan itu adalah sebentang tanah dan padanya terdapat rumah di kawasan Qashashiyah di Makkah Al Mukarramah”.

Wakaf dari Habib Bugak Asyi ini pun bukan tanpa syarat, beliau mensyaratkan tanah dan bangunan yg diwakafkan tersebut diperuntukkan untuk:
1. Dijadikan tempat tinggal jamaah haji asal Aceh (Biladil Asyi).
2. Tempat tinggal orang asal Aceh (Muqimin min Biladil Asyi) yg menetap di Mekkah.
3. Sekiranya karena sesuatu sebab tidak ada lagi orang Aceh yg datang ke Makkah untuk menunaikan ibadah haji, maka rumah wakaf ini digunakan untuk tempat tinggal para pelajar Jawi (muslimin Asia Tenggara) yg belajar di Makkah.
4. Sekiranya karena sesuatu sebab pelajar dari muslimin Asia Tenggara pun tidak ada lagi yang belajar di Makkah, maka rumah wakaf tersebut diserahkan kepada Imam Masjidil Haram untuk membiayai kebutuhan Masjidil Haram (Al Awqaf Al Asyi, Makkah Mukarramah, 1981: halaman 35).

Pada tahun 1935, karena perluasan Masjidil Haram, tanah dan rumah wakaf Habib Bugak Asyi ini pun diganti oleh Raja Saud ibn Abdulaziz. Oleh Nadzir (pengelola waqaf), Syaikh Mahmud ibn Abdulghani Asyi, kemudian dipindahkan menjadi dua bidang tanah di kawasan Ajyad (400 meter dari Masjidil Haram) dengan total luas tanah sebesar 1200 meter persegi.

Kini, wakaf Habib Bugak Asyi ini kemudian dikelola bekerjasama dengan Elaf Group dan Rayyana Group dengan dibangun dua buah hotel (Elaf Al Mashaer Hotel/hotel bintang 5 dan Rayyana Ajyad Hotel/hotel bintang 4) yg profitnya dibagikan kepada jamaah haji asal Aceh dengan profesional. Sehingga, setiap tahunnya, jamaah haji asal Aceh menikmati pengelolaan wakaf produktif ini sebesar SAR 1200-1400 atau setara dengan kurang lebih Rp. 5.000.000 per orang. Sementara setiap tahunnya, jamaah haji asal Aceh kurang lebih totalnya adalah 4000 orang. Artinya, dalam satu tahun, profit yg diberikan kepada masyarakat Aceh sebagai bentuk penunaian amanah dari Habib Bugak Asyi adalah 20 Milyar Rupiah. Sebuah angka yg fantastis.

Bukan cuma itu, manajemen Hotel Elaf Al Mashaer dan Hotel Rayyana Ajyad memberikan harga 'khusus' bagi jamaah Umroh dan Haji asal Indonesia yg melakukan reservasi di dua hotel tersebut. Masya Allah Tabarakallah.

Sayangnya, rupa-rupanya pemerintah Indonesia tergiur degan wakaf produktif ini. Pemerintah berencana mengambil alih wakaf Habib Bugak Asyi entah dengan alasan apa. Nilai wakaf tanahnya saja saat ini adalah 30 Trilyun Rupiah (harga tanah di Makkah saat ini berkisar sekitar 6 Milyar per meter persegi). Belum lagi bangunan dan profit atas pengelolaannya. Menggiurkan memang di tengah kondisi negara kita yg sedang terlilit hutang.

Bukan saja sekarang, upaya pengambil alihan wakaf Habib Bugak Asyi ini pun sudah dilakukan pada era Orde Baru pada masa kepemimpinan Presiden Soeharto. Tercatat, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Saudi Arabia pada saat itu, Prof. Dr. Ismail Suny, pernah melakukan lobi agar wakaf tersebut dipindah kelola menjadi milik pemerintah Republik Indonesia.

Namun, keinginan ini gagal. Bahkan, sejak adanya lobi dari pemerintah Indonesia kepada pemerintah Kerajaan Saudi Arabia saat itu untuk menyerahkan tanah wakaf Habib Bugak Asyi, pemerintah Kerajaan Saudi Arabia malah memperketat pengelolaan wakaf ini dengan menunjuk Syaikh Dr. Abdullathif Balthu untuk menjaga dan mengawasi tanah-tanah wakaf hamba-hamba Allah dari tangan-tangan jahil lagi serakah.

Saat ini, setelah sekian puluh tahun, rencana 'tidak baik' ini kemudian diulangi lagi. Ada apa ini? Sudah sebangkrut inikah negara kita sehingga tanah wakaf ulama Aceh pun ingin dikuasai? Allahu Musta'an...

Pemerintah harusnya belajar dari pengelolaan dana haji kepada Tabung Haji Malaysia yg sudah lama bekerjasama dengan pengusaha-pengusaha di Saudi Arabia untuk mengelola dana haji masyarakatnya yg kemudian diperuntukkan untuk pelayanan akomodasi jamaah haji asal Malaysia di Makkah Al Mukarramah, Madinah Al Munawwarah, Arafah, Muzdalifah dan Mina. Tidak perlu malu dan gengsi. Jumlah jamaah haji negara kita dengan dana hajinya jauh lebih besar daripada Malaysia. Jika dikelola dengan baik dan profesional, segala masalah jamaah haji terkait dengan pemondokan dan lain sebagainya bisa diatasi. Dana haji adalah untuk haji. Bukan untuk diakal-akali.

Semoga rencana ini (pengambil alihan tanah wakaf Habibana Abdurrahman ibn Alwi Al Habsyi atau Habib Bugak Asyi) digagalkan Allah swt. Amin.

Bék gata rebut tanah wakaf ulama kamoe!

*
Insert Picture: Ikrar Wakaf Habib Abdurrahman ibn Alwi Al Habsyi atas tanah dan bangunan kepada Mahkamah Syari'ah Makkah Al Mukarramah Kekhilafahan Utsmaniyah pada 18 Rabiul Akhir 1224 H/1809 M.

#AMI
#SelamatkanIndonesia
#LintasanPikiran

Menyembuhkan Insyaallah Penyakit Medis dan Non Medis, 
1, Rukiyah 
2. Bekam 
3. Totok Syaraf, dll.

Untuk Konsultasi dan Pengobatan Langsung Hubungi

KH. Ibnu Suhada (  Abu  Amir ) Telp 085216086856/087716352298

Rabu, 04 November 2015

Doa Setelah Tahlil Umum

Doa Setelah Tahlil dibawah ini adalah doa tahlil secara umum atau yang sering orang-orang baca, doanya tidak terlalu panjang. Karena masih banyak doa-doa tahlil yang lafadznya lebih panjang lagi dari doa ini. Namun sebagai langkah awal, kita bisa mempelajari terlebih dahulu doa tahlil ini. Dan berikut adalah lafadz doanya dalam bahasa arab, tulisan latin lengkap dengan terjemahannya


اَعُوْذُبِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدَ الشَّاكِرِيْنَ، حَمْدَالنَّاعِمِيْنَ، حَمْدًايُوَافِيْ نِعَمَه وَيُكَافِئُ مَزِيْدَه، يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى الِى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ.

A'UUDZU BILLAHI MINASY YAITHOONIR ROJIIM.
BISMILLAAHIR ROHMAANIRROHIIM.
ALHAMDU LILLAAHI ROBBIL'AALAMIIN. HAMDASY SYAAKIRIIN, HANDAN NAA'IMIIN, HAMDAY YUWAAFII NI'AMAHUU WA YUKAAFI'U MAZZIDAH, YAA ROBBANAA LAKALHAMDU KAMAA YAN BAGHII LIJALAALI WAJ-HIKA WA 'AZHIIMI SULTHOONIK. ALLOOHUMMA SHALLI WA SHALLIM 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD, WA'ALAA AALI SAYIIDINAA MUHAMMAD.
Artinya :
Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah penguasa alam semesta, sebagaimana orang-orang yang bersyukur dan orang-orang yang mendapat banyak kenikmatan memuji-Nya. dengan pujian yang sepadan dan nikmat-Nya dan memungkinkan pertambahannya. Wahai Tuhan kami, pujian hanyalah untuk-Mu, sebagaimana yang layak akan kemuliaan Dzat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu. Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad junjungan kami dan kepada keluarga beliau.

اَللهُمَّ تَقَبَّلْ وَاَوْصِلْ ثَوَابَ مَاقَرَأْنَاهُ مِنَ الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَمَا هَلَّلْنَا وَمَا سَبَّحْنَا وَمَااسْتَغْفَرْنَا وَمَا صَلَّيْنَا عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَدِيَّةً وَاصِلَةً وَرَحْمَةً نَازِلَةً وَبَرَكَةً شَامِلَةً اِلَى حَضْرَةِ حَبِيْبِنَا وَشَفِيْعِنَا وَقُرَّةِ اَعْيُنِنَا سَيِّدِنَا وَمَوْلنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاِلَى جَمِيْعِ اِخْوَانِه مِنَ الْاَنْبِيَآءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَالْاَوْلِيَآءِ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَالْعُلَمَآءِ الْعَالِمِيْنَ وَالْمُصَنِّفِيْنَ الْمُخْلِصِيْنَ وَجَمِيْعِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِى سَبِيْلِ اللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالْمَلاَئِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ خُصُوْصًا اِلَى سَيِّدِنَا الشَّيْخِ عَبْدِ الْقَادِرِ الْجَيْلاَنِيِّ

ALLAAHUMMA TAQOBBAL WA AUSHIL TSAWABA MAA QORO'NAAHU MINAL QUR'AANIL 'AZHIIMI WAMAA HALLALNAA WA MAA SABBAHNAA WA MASTAGHFARNAA WA MAA SHOLLAINAA 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHOLLALLOOHU 'ALAIHI WA SALLAMA HADIYYATAN WAASHILATAN WA ROHMATAN NAAZILATAN WA BAROKATAN SYAAMILATAN ILAA HADHROTIN HABIIBINAA WA SYAFII'INAA WA QURROTI A'YUNINAA SAYYIDINAA WA MAULAANAA MUHAMMADIN SHOLLALLAAHU 'ALAIHI WA SALLAM, WA ILAA JAMII'I IKHWAANIHII MINAL ANBIYAA'I WALMURSALIINA WAL AULIYAA'I WASY-SYUHADAA'I WASH-SHOOLIHIINA WASH SHOHAABATI WATTAABI'IINA WAL 'ULAMAA'IL 'AAMILIINA WAL MUSHONNIFIINAL MUKHLISHIINA WA JAMII'IL MUJAAHIDIINA FII SABIILILLAAHI ROBBIL'AALAMIIN, WA MALAA'IKATIL MUQORROBIIN, KHUSHUUSHON ILAA SAYYIDINASY SYAIKH 'ABDIL QOODIR ALJAILAANI,
Artinya :
Ya Allah, terimalah dan sampaikanlah pahala Al-Qur'an yang kami baca, tahlil kami, tasbih kami, istighfar kami dan shalawat kami kepada Nabi Muhammad SAW sebagai hadiah yang menjadi penyambung, sebagai rahmat yang turun dan sebagai berkah yang menyebar kepada kekasih kami, penolong kami dan buah hati kami, pemuka dan pemimpin kami, yaitu Nabi Muhammad SAW, juga kepada seluruh kawan-kawan beliau dari kalangan para Nabi dan Rasul, para wali, para syuhada', orang-orang shalih, para sahabat, para tabi'in, para ulama yang mengamalkan ilmunya, para pengarang yang ikhlas dan orang-orang yang berjihad di jalan Allah Tuhan semesta alam, serta para malaikat yang selalu beribadah, khususnya ditujukan kepada Syekh Abdul Qadir Jailani.

ثُمَّ اِلى جَمِيْعِ اَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ اْلاَرْضِ اِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصًا اِلَى آبَآءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَاَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَنَخُصُّ خُصُوْصًا مَنِ اجْتَمَعْنَاههُنَا بِسَبَبِه وَلِاَجْلِه

TSHUMMA ILAA JAMII'I AHLIL QUBUURI MINAL MUSLIMIINA WALMUSLIMAATI WALMU'MINIINA WALMU'MINAATI MIM MASYAARIQIL ARDHI ILAA MAGHOORIBIHAA BARRIHAA WABAHRIHAA KHUSHUSHON ILAA AABAAINAA WA-UMMAHAATINAA WA-AJDAADINAA WAJADDAATINAA WANAKHUSH-SHU KHUSHUUSON MANIJTAMA'NAA HAAHUNAA BISABABIHII WALI-AJLIHII
Artinya :
Kemudian kepada seluruh penghuni kubur dari kalangan orang-orang islam laki-laki dan perempuan, orang mukmin laki-laki dan perempuan, dari belahan bumi timur dan barat, di laut dan di darat, terutama keapda bapak-bapak dan ibu-ibu kami, kakek dan nenek kami, lebih utamakan lagi kepada orang yang menyebabkan kami berkumpul di sini.

اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُم

ALLAAHUMMAGHFIR LAHUM WARHAMHUM WA 'AAFIHIM WA'FU 'ANHUM
Artinya :
Ya Allah, ampunilah mereka, kasihanilah mereka, berilah mereka kesejahteraan dan maafkanlah mereka

اَللهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ عَلى اَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ اَهْلِ لَآاِلهَ اِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ

ALLAAHUMMA ANZILIR ROHMATA WALMAGHFIROTA 'ALAA AHLILQUBUURI MIN AHLI LAA ILAAHA ILLALLAAHU MUHAMMADUR RASUULULLAAH
Artinya :
Ya Allah, turunkanlah rahmat dan ampunan kepada ahli kubur yang selalu mengucapkan "Laailaaha illallaah muhammadur rasuulullaah" (Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah)

اَللهُمَّ اَرِنَاالْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَااتِّبَاعَهُ وَاَرِنَاالْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَااجْتِنَابَهُ

ALLAAHUMMA ARINAL HAQQO HQAAON WARZUQNAT TIBAA'AHU, WA ARINAL BAATHILA BAATHILAN WARZUQNAJ TINAABAHU
Artinya :
Ya Allah, tunjukanlah kepada kami kebenaran adalah suatu kebenaran dan anugerahilah kami untuk mengikkutinya dan tunjukkanlah kepada kami kebatilan adalah suatu kebatilan dan anugerahilah kami untuk menjauhinya.

رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

ROBBANAA AATINAA FIDDUNYAA HASANAH, WAFIL AAKHIROTI HASANAH WAQINAA 'ADZAABAN NAAR.
Artinya :
Wahai Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan didunia dan kebaikan di akhirat, serta jauhkanlah kami dari siksa api neraka

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

SUBHAANA ROBBIKA ROBBIL 'IZZATI 'AMMAA YASHIFUUN, WASALAAMUN 'ALAL MURSALIINA WALHAMDU LILLAAHI ROBBIL 'AALAMIIN. AL-FAATIHAH :
Artinya :
Masa suci Tuhanmu, Tuham pemilik kemuliaan, dari sifat-sifat yang mereka (musuh-musuhNya) berikan. Keselamatan selalu tertuju kepada Rasul, dan segala puji bagi Allah penguasa alam semesta.
اَلْفَاتِحَةْ