Mau Pasang Iklan, Hub Biro Iklan, Aulia Advertising, Telp 0813 8468 1151
Aulia PROPERTY,MEMASARKAN BALE PERIGI, PURI SINAR PAMULANG, PESONA ALAM CIPUTAT, CLUSTER Tsb Ready Stock Telp 081384681151

Menyelenggarakan Umrah Dan Haji Plus

Menyelenggarakan Umrah Dan Haji Plus
Spesialis cetak/sablon spanduk kain promosi,SPANDUK KAIN Dwitama Advertising Benda Baru, Pamulang, Tangsel Telp, 0856 7386 103, 0813 8468 1151

Sabtu, 05 Desember 2015

Kumpulan do'a-do'a nabi kita di dalam al-qur'an

Bismillaah,
.. . Kumpulan do'a-do'a nabi kita di dalam al-qur'an

* آدم
Doa Nabi Adam
"ربنا ظلمنا أنفسنا وإن لم تغفر لنا وترحمنا لنكونن من الخاسرين"
[QS. Al A'raf : 23]

* نوح
Doa Nabi Nuh
"رب اغفر لي ولوالدي ولمن دخل بيتي مؤمناً وللمؤمنين والمؤمنات ولاتزد الظالمين إلا تبارا"
[QS. Nuuh : 28]

* هود
Doa Nabi Hud
"إني توكلت على الله ربي وربكم ما من دآبة إلا هو آخذ بناصيتها إن ربي على صراط مستقيم"
[QS. Hud : 56]

* أبراهيم
Doa Nabi Ibrahim
"رب اجعلني مقيم الصلاة ومن ذريتي ربنا وتقبل دعاء ".
[QS. Ibrahim : 40]
"ربنا تقبل منا إنك أنت السميع العليم وتب علينا إنك أنت التواب الرحيم"
[QS. Al Baqarah : 127-128]

* يوسف
Doa Nabi Yusuf
"فاطر السموات والأرض أنت وليي في الدنيا والآخرة توفني مسلما وألحقني بالصالحين"
[QS. Yusuf : 101]

* شعيب
Doa Nabi Syu'aib
"وسع ربنا كل شيء علما على الله توكلنا ربنا أفتح بيننا وبين قومنا بالحق وأنت خير الفاتحين"
[QS. Al A'raf : 89]

* موسى
Doa Nabi Musa
"رب بما أنعمت علي فلن أكون ظهيرا للمجرمين
[QS. Al Qashash : 18]
رب اشرح لي صدري ويسر لي أمري واحلل عقدة من لساني يفقهوا قولي"
[QS. Thahaa : 25-28]

* سليمان
Doa Nabi Sulaiman
"رب أوزعني أن أشكر نعمتك التي أنعمت علي وعلى والدي وأن أعمل صالحا ترضاه وأدخلني برحمتك في عبادك الصالحين"
[QS. Al Ahqaf : 15]

* أيـــوب
Doa Nabi Ayyub
"رب أنى مسني الضر وأنت أرحم الراحمين"
[QS. Al Anbiyaa' : 83]

* يونـس
Doa Nabi Yunus
"لا إله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين"
[QS. Al Anbiyaa' : 87]

* يعقوب
Doa Nabi Ya'qub
"انما أشكو بثي وحزني إلى الله"
[QS. Yusuf : 86]

* محمـد صلى الله عليه وسلم
Doa Nabi Muhammad
"ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنه وقنا عذاب النار"
[QS. Al Baqarah : 201]
:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.:.
:.
أدعيه حلـوِْوه مـَُِنٍّ القرآن الكريم 

..  Doa2 indah yang terdapat di dalam Al Quran
تريد ذرية صالحة:
  Doa agar mendapatkan keturunan yang sholih
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
[QS. Ali Imran : 38]

رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ
[QS. Al Anbiyaa : 89]

خائف يزوغ قلبك:
  Doa agar hati tidak dicondongkan kpd Kesesatan
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّاب
[QS. Ali Imraan : 8]

تريد الشهادة:
  Doa agar mendapatkan Syahid
رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
[QS. Ali Imran : 53]

شايل هم كبير:
  Doa menghilangkan kegundahan yang besar
حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
[QS. At Taubah : 129]

تريد تحافظ على الصلاة أنت وذريتك:
  Doa agar bisa menjaga sholat
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
[QS. Ibrahim : 40]

تريد زوجتك وعيالك مسخرين لك:
  Doa agar istri & anak menjadi penyejuk mata
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
[QS. Al Furqon : 74]

بيت مبارك لك فيه:
  Doa agar rumah kita diberkahi
رَبِّ أَنْزِلْنِي مُنْزَلًا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِين
[QS. Al Mu'minuun : 29]

تبعد الشياطين عنك:
  Doa agar kita dijauhkan dari tipu daya setan
رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ
[QS. Al Mu'minuun : 97]

خائف من عذاب جهنم:
  Doa ketika takut siksaan Jahannam
رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا
[QS. Al Furqon : 65]

خائف من الله لا يقبل عملك
  Doa ketika takut amal kita tidak diterima
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّك أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
[QS. Al Baqarah : 127]

حزين بحياتك:
  Doa ketika bersedih dalam hidup
إنما أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّه
[QS. Yusuf : 86]
لا تحرم غيرك من احلى الأدعيهالقرآنيه
Jangan menghalangi saudaramu dari manisnya doa2 di dalam Al Quran ini
نصيحة : استمر في ارسالھا لعلها تكون لك صدقة جارية
Nasihat : teruskanlah pesanan ini kpd saudara2 kita, semoga kelak akan menjadi sedekah jariah bagi kita semua

RENUNGAN UNTUK "SUAMI-ISTRI"

Bismillaah......
RENUNGAN UNTUK
"SUAMI-ISTRI"
"Teeng..."
Terdengar denting bunyi jam 1 kali, menandakan jam 01.00 dini hari.
“Assalamu’alaikum…!”
Ucapnya lirih Abdurrahman saat masuk rumah.
Tak ada orang yang menjawab, Dia tahu istri dan anak-anaknya pasti sudah tidur.
"Biarlah malaikat yang menjawab salamku,” Gumamnya dalam hati.
Diletakkanlah tas, ponsel dan kunci-kunci di meja.
Setelah itu, barulah Abdurrahman  menuju kamar mandi untuk kencing sekalian berwudlu kemudian berganti pakaian.
Semua tertidur pulas, tak ada satu-pun yang terbangun.
Segera Dia  beranjak menuju kamar tidur. Pelan-pelan dibukanya pintu kamar. Dia tidak ingin mengganggu tidur istrinya.
Benar saja istrinya tidak terbangun, tidak menyadari kehadiran suaminya.
Kemudian Abdurrahman duduk di pinggir tempat tidur.
Dipandanginya dalam-dalam wajah qonitat istrinya.
Abdurrahman teringat perkataan almarhum ayahnya, dulu sebelum dia menikah.
Ayahnya berpesan :
"Jika kamu sudah menikah nanti..
•Jangan berharap kamu punya istri yang sama persis dengan maumu.
Karena kamu pun juga tidak sama persis dengan maunya.
•Jangan pula berharap mempunyai istri yang punya karakter sama seperti dirimu.
Karena suami istri adalah dua orang yang berbeda. Dia
Bukan untuk disamakan tapi untuk saling melengkapi.
Dan..
Jika suatu saat ada yang tidak berkenan di hatimu, atau kamu merasa jengkel, marah, dan perasaan tidak enak yang lainnya,
Maka..
Lihatlah ketika istrimu tidur.."
“Kenapa Yah, kok waktu dia tidur?”
Tanyanya kala itu.
Ayahnya menjawab :
“Nanti kamu akan tahu sendiri"
Waktu itu, dia tidak sepenuhnya memahami maksud ayahnya, tapi ia tidak bertanya lebih lanjut, karena ayahnya sudah mengisyaratkan untuk membuktikannya sendiri.
Malam itu, Abdurrahman  mulai memahaminya.
Malam itu, Dia menatap wajah istrinya lekat-lekat.
Semakin lama dipandangi wajah istrinya, semakin membuncah perasaan di dadanya.
Wajah polos istrinya saat tidur benar-benar membuatnya terkesima.
Raut muka tanpa polesan, tanpa ekspresi, tanpa kepura-puraan, tanpa dibuat-buat.
Pancaran tulus dari kalbu. Memandanginya menyeruakkan berbagai macam perasaan.
Ada rasa sayang, cinta, kasihan, haru, penuh harap dan entah perasaan apa lagi yang tidak bisa ia gambarkan dengan kata-kata.
Dalam batin, Dia  bergumam :
“Wahai istriku, engkau dulu seorang gadis.
•Yang leluasa beraktivitas
•Banyak hal yang bisa kau perbuat dengan kemampuanmu.
Lalu aku menjadikanmu seorang istri.
•Menambahkan kewajiban yang tidak sedikit.
•Memberikanmu banyak batasan
•Mengaturmu dengan banyak aturan.
Dan aku pula..
•Yang menjadikanmu seorang ibu.
•Menimpakan tanggung jawab yang tidak ringan.
•Mengambil hampir semua waktumu untuk aku dan anak-anakku.
Wahai istriku..
Engkau yang dulu bisa melenggang kemanapun tanpa beban..
Kini aku memberikan beban di tanganmu, dipundakmu.
•Untuk mengurus keperluanku.
•Guna merawat anak-anakku.
•Memelihara kenyamanan  rumahku.
Kau relakan waktu dan tenagamu melayaniku dan menyiapkan keperluanku.
Kau ikhlaskan rahimmu untuk mengandung anak-anakku.
Kau tanggalkan segala atributmu untuk menjadi pengasuh anak-anakku.
Kau buang egomu untuk menaatiku,
Kau campakkan perasaanmu untuk mematuhiku.
Wahai istriku..
Di kala susah, kau setia mendampingiku.
Ketika sulit, kau tegar di sampingku.
Saat sedih, kau pelipur laraku.
Dalam lesu, kau penyemangat jiwaku.
Jika aku gundah, kau penyejuk hatiku.
Kala aku bimbang, kau penguat tekadku.
Bila aku lupa, kau yang mengingatkanku.
Ketika aku salah, kau yang menasehatiku.
Wahai istriku..
Telah sekian lama engkau mendampingiku.
Kehadiranmu membuatku menjadi sempurna sebagai laki-laki.
Lalu, atas dasar apa aku harus kecewa padamu..?!
Dengan alasan apa aku marah padamu..?!
Andai kau punya kesalahan atau kekurangan.
Semuanya itu tidak cukup bagiku untuk membuatmu menitikkan air mata.
Akulah yang harus membimbingmu.
Aku adalah imammu.
Jika kau melakukan kesalahan.
Akulah yang harus dipersalahkan karena tidak mampu mengarahkanmu.
Jika ada kekurangan pada dirimu.
Itu bukanlah hal yang perlu dijadikan masalah.
Karena kau insan, bukan malaikat.
Maafkan aku istriku..
Kaupun akan kumaafkan jika punya kesalahan.
Mari kita bersama-sama membawa bahtera rumah tangga ini hingga berlabuh di pantai nan indah, dengan hamparan keridhoan Alloh azza wa jalla.
Segala puji hanya untuk Alloh azza wa jalla yang telah memberikanmu sebagai jodoh untukku.”
Tanpa terasa air matanya menetes deras di kedua pipinya.
Dadanya terasa sesak menahan isak tangis.
Segera ia berbaring di sisi istrinya pelan-pelan.
Tak lama kemudian ia pun terlelap.
•®•®•
"Teeng..teeng.."
Jam dinding di ruang tengah berdentang dua kali.
Qonitat, istri Abdurrahman terperanjat sambil terucap :
“Astaghfirulloh, sudah jam dua..!"
Dilihatnya sang suami pulas di sampingnya.
Pelan-pelan ia duduk, sambil berdoa memandangi wajah sang suami yang tampak kelelahan.
“Kasihan suamiku, aku tidak tahu kedatanganmu.
Hari ini aku benar-benar capek, sampai-sampai nggak mendengar apa-apa.
Sudah makan apa belum ya dia..?!"
Gumamnya dalam hati.
Ada niat mau membangunkan, tapi ach.. Tidak tega.
Akhirnya dia cuma pandangi saja wajah suaminya.
Semakin lama dipandang, semakin terasa getar di dadanya.
Perasaan yang campur aduk, tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Hanya hatinya yang bicara :
“Wahai suamiku, aku telah memilihmu untuk menjadi imamku.
Aku telah yakin bahwa engkaulah yang terbaik untuk menjadi bapak dari anak-anakku.
Begitu besar harapan kusandarkan padamu.
Begitu banyak tanggungjawab kupikulkan di pundakmu.
Wahai suamiku..
•Ketika aku sendirian..
Kau datang menghampiriku.
•Saat aku lemah..
Kau ulurkan tanganmu menuntunku.
•Dalam duka..
Kau sediakan dadamu untuk merengkuhku.
•Dengan segala kemampuanmu..
Kau selalu ingin melindungiku.
Wahai suamiku..
•Tak kenal lelah kau berusaha membahagiakanku.
•Tak kenal waktu kau tuntaskan tugasmu.
•Sulit dan beratnya mencari nafkah yang halal, tidak menyurutkan langkahmu.
Bahkan sering kau lupa memperhatikan dirimu sendiri, demi aku dan anak-anak.
Lalu..
Atas dasar apa aku tidak berterima kasih padamu.
Dengan alasan apa aku tidak berbakti padamu?
Seberapapun materi yang kau berikan, itu hasil perjuanganmu, buah dari jihadmu.
Jika kau belum sepandai da’i dalam menasehatiku,
Tapi..
Kesungguhan dan tekadmu beramal sholeh, mengajakku dan anak-anak istiqomah di jalan Alloh..
Membanggakanku dan membahagiakanku.
Maafkan aku wahai suamiku..
Akupun akan memaafkan kesalahanmu.
Alhamdulillah.. segala puji hanya milik Allah.
Yang telah mengirimmu menjadi imamku.
Aku akan taat padamu untuk mentaati Alloh.
Aku akan patuh kepadamu untuk menjemput ridho-Nya..”
ربنا هب لنا من أزواجنا وذريتنا قرة أعين واجعلنا للمتقين إماما
"Robbana hablana min azwajina wa dzurriyatina qurrota 'ayun waj'alna lil muttaqiina imama.
Semoga bermanfaat ......

Usaha Tangsel Spesialis Sepanduk Kain Dwitama Advertising: Spesialis Cetak Spanduk Tangerang Selatan Telp. 08...

Usaha Tangsel Spesialis Sepanduk Kain Dwitama Advertising: Spesialis Cetak Spanduk Tangerang Selatan Telp. 08...: DWITAMA SPANDUK ADVERTISING MELAYANI CETAK/SABLON BAHAN KHUSUS DARI KAIN: BANNER KAIN, BANNER PILGUB, SPANDUK PARTAI, SPANDUK SEP...